Saturday, December 29, 2018

CIANJUR SELATAN DIKEJUTKAN SUARA DENTUMAN MISTERIUS YANG DIDUGA SUARA ROKET


CIANJUR (suararakyatmerdeka.com) - Warga disekitar pantai selatan Cianjur  mengaku kaget dengan adanya suara dentuman misterius yang diduga bersumber dari laut,  suara dentuman tersebut  terdengar sangat keras, bahkan hingga menyebabkan kaca rumah bergetar. hingga Selasa (25/12/218) sore, suara dentuman misterius itu belum berhenti.

Suara dentuman misterius tersebut terdengar di beberapa kecamatan seperti sindangbarang,  Cidaun, Naringgul, dan Pagelaran.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengaku masih mengumpulkan informasi dari masyarakat. “Kami pun sama tidak tahu, tapi saat ini sedang kami cari asal suara tersebut, dan memang dari beberapa masyarakat mengatakan, dari arah laut namun kami belum bisa memastikan suara tersebut berasal,” ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno.

BPBD Kabupaten Cianjur, kata dia, sedang berupaya menenangkan masyarakat agar keadaan tetap kondusif. “Dari kemarin kita sudah di Cianjur Selatan dan diinstruksikan oleh BMKG, untuk berkoordinasi dengan muspika setempat, serta kita siap siaga dan mewaspadai hal apapun disana (Cianjur Selatan, red),” terangnya.

Sugeng meminta masyarakat tetap tenang dan terus memberikan informasi jelas dan akurat, terkait hal tersebut serta tidak simpang siur, sehingga nantinya dilakukan tindaklanjut.

Sebelumnya, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengklarifikasi bahwa suara dentuman misterius yang terdengar di Cianjur, Sukabumi hingga Garut bukan berasal dari ujicoba peluncuran roket, karena dilakukan pagi hari, peluncuran roket pun tak menimbulkan suara keras.

Soal dugaan dentuman misterius dari ujicoba roket sempat disampaikan Kapendam III Siliwangi Kapendam 3 Siliwangi Kolonel Arh Hasto Respatyo. Menurutnya ada peluncuran ujicoba roket di Stasiun Lapan di Pameungpeuk, Garut tanggal 23 sampai 27 Desember 2018.

Hasto mengatakan dampak dari peluncuran tersebut memang menimbulkan bunyi yang keras. “Ya pasti nyampe (suaranya) karena kan Cianjur ketinggian, itu kan ada berapa desibel, pasti terdengar,” kata Hasto.

Soal ini, Kepala Lapan Thomas Djamaluddin mengatakan pihaknya memang tengah melakukan ujicoba peluncuran roket di wilayah Pameumpeuk, Garut sejak tanggal 20 Desember. Namun peluncuran dilakukan pagi hari. “Enggak ada kaitannya. Peluncuran roket kami pagi hari pukul 06.00 WIB hinggal pukul 08.00 WIB,” kata dia.

Roket yang diluncurkan peneliti Lapan, kata dia, tidak menimbulkan suara dentuman. Sehingga, dia menyakini dentuman yang terdengar di sejumlah wilayah tersebut bukan dari roket Lapan. “Suara roket kan bukan dentuman tapi desis,” ucap dia.

Dia menuturkan ujicoba peluncuran roket Lapan tidak hanya dilakukan setiap bulan Desember. Pihaknya juga tak bisa memastikan jumlah roket yang diluncurkan setiap proses ujicoba. “Jadi enggak ada jadwal khusus (peluncuran). Saya juga belum ada laporan jumlah roket yang diluncurkan (kemarin),” kata Thomas. (khoer)
Load disqus comments

0 comments