Halaman

    Social Items

BERITA-BERITA TERBARU

JAKARTA,(suararakyatmerdeka.com)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku puas karena selama arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, tidak ada isu kemacetan dan waktu perjalanan lebih singkat.

"Yang sangat menggembirakan bagi saya tidak ada isu macet sepanjang libur panjang ini," kata Menhub Budi kepada pers saat meninjau Rest Area KM 207 A Tol Palimanan-Kanci, Cirebon, Sabtu (29/12/2018).

Dengan tidak adanya isu macet, lanjut Budi artinya tersambungnya jalan tol Trans Jawa sangat berpengaruh dan mempunyai andil besar. Selain itu tol juga merupakan salah satu solusi kemacetan, yang dahulu isu macet menjadi langganan sebelum tersambungnya tol Trans Jawa.

"Artinya memang jalan tol Jakarta-Surabaya ini memberikan solusi (untuk mengatasi kemacetan)," tuturnya.

Budi menambahkan terkoneksinya jalan tol juga membuat waktu perjalanan lebih singkat lagi, dibandingkan ketika masih melalui jalan arteri. Dia mencontohkan yang dahulunya perjalanan dari Jakarta sampai Semarang ditempuh kurang lebih delapan jam, saat ini bisa menjadi lima jam.

 "Jakarta Solo yang tadinya 10 jam sekarang menjadi 6-7 jam, begitu juga ke Surabaya lebih cepat," katanya.

Menhub juga mengapresiasi kinerja dari Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah berhasil menyambungkan jalan tol Jakarta Surabaya atau Trans Jawa.

"Saya mengapresiasi tim kerja dari kementerian PUPR dan BUMN, sehingga jalan tol Jakarta-Surabaya itu selesai," kata Budi. (Info. Seputar. Presiden)

MENHUB: TIDAK ADA ISU MACET SAAT LIBUR PANJANG AKHIR TAHUN


JAKARTA,(suararakyatmerdeka.com)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku puas karena selama arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, tidak ada isu kemacetan dan waktu perjalanan lebih singkat.

"Yang sangat menggembirakan bagi saya tidak ada isu macet sepanjang libur panjang ini," kata Menhub Budi kepada pers saat meninjau Rest Area KM 207 A Tol Palimanan-Kanci, Cirebon, Sabtu (29/12/2018).

Dengan tidak adanya isu macet, lanjut Budi artinya tersambungnya jalan tol Trans Jawa sangat berpengaruh dan mempunyai andil besar. Selain itu tol juga merupakan salah satu solusi kemacetan, yang dahulu isu macet menjadi langganan sebelum tersambungnya tol Trans Jawa.

"Artinya memang jalan tol Jakarta-Surabaya ini memberikan solusi (untuk mengatasi kemacetan)," tuturnya.

Budi menambahkan terkoneksinya jalan tol juga membuat waktu perjalanan lebih singkat lagi, dibandingkan ketika masih melalui jalan arteri. Dia mencontohkan yang dahulunya perjalanan dari Jakarta sampai Semarang ditempuh kurang lebih delapan jam, saat ini bisa menjadi lima jam.

 "Jakarta Solo yang tadinya 10 jam sekarang menjadi 6-7 jam, begitu juga ke Surabaya lebih cepat," katanya.

Menhub juga mengapresiasi kinerja dari Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah berhasil menyambungkan jalan tol Jakarta Surabaya atau Trans Jawa.

"Saya mengapresiasi tim kerja dari kementerian PUPR dan BUMN, sehingga jalan tol Jakarta-Surabaya itu selesai," kata Budi. (Info. Seputar. Presiden)

No comments