Halaman

    Social Items

SUARA RAKYAT MERDEKA NEWS " SUARA KEADILAN UNTUK RAKYAT "
BERITA-BERITA TERBARU

TANGERANG,(suararakyatmerdeka.com) - Acara Majelis Dhuha yang diadakan di Mesjid Nurul Huda kelurahan Bojong Nangka kecamatan Kelapadua Tangerang, Minggu(20/01/2019) merupakan salah satu agenda rutin kegiatan bulanan dari DKM Mesjid Nurul Huda. 

Acara ini dihadiri oleh Angga Yulyantono Lurah Bojong Nangka, Agus suppryadi Caleg kabupaten Tangerang dari partai berkarya ,Para Ustad dan Pemuka-pemuka  agama serta Warga Bojong Nangka.

Acara ini dimulai dengan acara  Salawat yang dipimpin oleh  Hj. Ida Saida dan dilanjutkan dengan acara Tawasul  oleh Ust. Mukti Ali dan Muhasabah oleh Ust. Tadjudin Umar.

Pada pembukaannya, Hj.Ida saida yang merupakan koordinator Perjalanan Umroh  mengundang jamaah  tanggal 26 Januari 2019 jam 18.00 untuk ikut mengantar  pemberangkatan tamu Allah bertempat di Mesjid Al Muhajirin blok UE.  Sebanyak 4 Bus calon jamaah Umroh dari berbagai daerah akan berangkat ke Tanah Suci,  Ida juga menginformasikan mengenai ongkos haji hanya sebesar 20 juta khusus bagi ketua Dkm dan Majelis Taklim .


Dalam sambutanya sekretaris majelis Dhuha  H. Zakaria  menginformasikan pada warga akan ada kegiatan Tabligh Akbar bersamaan dengan acara Isra Mi'raj acara ini akan diisi dengan Festival dan disusul dengan Pemilihan Kepengurusan Baru Majlis Dhuha di Bojong Nangka.

Dalam sambutannya Lurah Bojong Nangka Angga Yulyantono selaku Pelindung Majlis Dhuha menyampaikan, "Menghadapi Pesta Demokrasi Pileg dan Pilpres, Saya berharap peran aktif warga  secara maximal datang ke TPS  sesuai waktu yang telah ditetapkan Pemerintah dalam memilih wakil-wakilnya," sebut Angga

"  Saya bangga pada warga perumahan gading yang antusias menggunakan hak pilihnya , hampir sekitar 90% dibandingkan dengan daerah-daerah yang disekitar Bonang bahkan ada yang hanya 50 -60% saja," tambahnya.


Pada kesempatan itu Angga menyampaikan Mengenai program Pemda yaitu Bedah rumah harapanya semua Pihak terkait bisa ikut berkolaborasi dalam program tersebut karena Dana yang dikucurkan  sangat minim.

Angga juga mengkritisi masalah pembangunan jalan dimana ada beberapa pemborong tidak berkoordinasi dengan pihak kelurahan sehingga terjadi ketidak nyamanan terhadap pengguna jalan atau warga. 

Dalam menyikapi ulah supir truk tambang  yang sering melanggar aturan perbub 47 mengenai jam operational dijalan islamik legok. Angga akan turun langsung ikut menjaga di jalan. Walaupun diakui bahwa banyak supir nakal masuk lewat gading dan keluar lewat carang pulang.

Dalam rangkaian Tausiyahnya Ust.DR. Abdul Muchith, M.Ag meluruskan kesalah pengertian sebagian warga bahwa solat Dhuha dimajelis dhuha tidak dilakukan berjamaah hanya waktunya saja yang bersamaan sedangkan pengerjaan solatnya masing masing. Kebaikan Majelis Dhuha diantaranya ada Tauziah, Salawat, Pembacaan Tausul, Muhasabah, Silahturahmi dan lainya.


Mengenai adanya Musibah yang baru-baru ini terjadi seperti tsunami,"  itu merupakan peringatan dari Allah untuk mengingatkan manusia agar selalu mengingat Allah dan laranganNya, " pungkasnya Ust.DR. Abdul Muchith, M.Ag mengakhiri tausiahnya.

Selepas Acara Agus Supriyadi  RW 016 yang juga caleg dari berkarya  yang ikut hadir pada acara ini setelah ditanya alasan  mengajak jurnalis mengatakan, "Saya sebagai sekretaris IPJI(Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia) ingin mengajak rekan rekan jurnalis dengan  berperan aktif dalam kebaikan. Seperti acara majelis dhuha ini yg merupakan syiar agama. Kalau dahulu sahabat nabi harus menunggang kuda ribuan kilo meter untuk mensyiarkan kebaikan maka dizaman ini wartawan harus mengambil alih tugas tersebut. Cukup dengan jari maka kebaikan bisa disebarkan lebih luas. Harapan saya dengan kebaikan yang disebarkan maka jurnalis dapat diterima sebagai partner  baik di masyarakat maupun institusi," tutur Caleg kabupaten Tangerang nomor 4 dari partai Berkarya. 
(Khoer)

ANGGA, LURAH BOJONG NANGKA SIAP TURUN KE JALAN TEGAKKAN PERBUB.47 DEMI KENYAMANAN WARGA DALAM SAMBUTANNYA DI MAJLIS DHUHA KELURAHAN BOJONG NANGKA KECAMATAN KELAPADUA TANGERANG


TANGERANG,(suararakyatmerdeka.com) - Acara Majelis Dhuha yang diadakan di Mesjid Nurul Huda kelurahan Bojong Nangka kecamatan Kelapadua Tangerang, Minggu(20/01/2019) merupakan salah satu agenda rutin kegiatan bulanan dari DKM Mesjid Nurul Huda. 

Acara ini dihadiri oleh Angga Yulyantono Lurah Bojong Nangka, Agus suppryadi Caleg kabupaten Tangerang dari partai berkarya ,Para Ustad dan Pemuka-pemuka  agama serta Warga Bojong Nangka.

Acara ini dimulai dengan acara  Salawat yang dipimpin oleh  Hj. Ida Saida dan dilanjutkan dengan acara Tawasul  oleh Ust. Mukti Ali dan Muhasabah oleh Ust. Tadjudin Umar.

Pada pembukaannya, Hj.Ida saida yang merupakan koordinator Perjalanan Umroh  mengundang jamaah  tanggal 26 Januari 2019 jam 18.00 untuk ikut mengantar  pemberangkatan tamu Allah bertempat di Mesjid Al Muhajirin blok UE.  Sebanyak 4 Bus calon jamaah Umroh dari berbagai daerah akan berangkat ke Tanah Suci,  Ida juga menginformasikan mengenai ongkos haji hanya sebesar 20 juta khusus bagi ketua Dkm dan Majelis Taklim .


Dalam sambutanya sekretaris majelis Dhuha  H. Zakaria  menginformasikan pada warga akan ada kegiatan Tabligh Akbar bersamaan dengan acara Isra Mi'raj acara ini akan diisi dengan Festival dan disusul dengan Pemilihan Kepengurusan Baru Majlis Dhuha di Bojong Nangka.

Dalam sambutannya Lurah Bojong Nangka Angga Yulyantono selaku Pelindung Majlis Dhuha menyampaikan, "Menghadapi Pesta Demokrasi Pileg dan Pilpres, Saya berharap peran aktif warga  secara maximal datang ke TPS  sesuai waktu yang telah ditetapkan Pemerintah dalam memilih wakil-wakilnya," sebut Angga

"  Saya bangga pada warga perumahan gading yang antusias menggunakan hak pilihnya , hampir sekitar 90% dibandingkan dengan daerah-daerah yang disekitar Bonang bahkan ada yang hanya 50 -60% saja," tambahnya.


Pada kesempatan itu Angga menyampaikan Mengenai program Pemda yaitu Bedah rumah harapanya semua Pihak terkait bisa ikut berkolaborasi dalam program tersebut karena Dana yang dikucurkan  sangat minim.

Angga juga mengkritisi masalah pembangunan jalan dimana ada beberapa pemborong tidak berkoordinasi dengan pihak kelurahan sehingga terjadi ketidak nyamanan terhadap pengguna jalan atau warga. 

Dalam menyikapi ulah supir truk tambang  yang sering melanggar aturan perbub 47 mengenai jam operational dijalan islamik legok. Angga akan turun langsung ikut menjaga di jalan. Walaupun diakui bahwa banyak supir nakal masuk lewat gading dan keluar lewat carang pulang.

Dalam rangkaian Tausiyahnya Ust.DR. Abdul Muchith, M.Ag meluruskan kesalah pengertian sebagian warga bahwa solat Dhuha dimajelis dhuha tidak dilakukan berjamaah hanya waktunya saja yang bersamaan sedangkan pengerjaan solatnya masing masing. Kebaikan Majelis Dhuha diantaranya ada Tauziah, Salawat, Pembacaan Tausul, Muhasabah, Silahturahmi dan lainya.


Mengenai adanya Musibah yang baru-baru ini terjadi seperti tsunami,"  itu merupakan peringatan dari Allah untuk mengingatkan manusia agar selalu mengingat Allah dan laranganNya, " pungkasnya Ust.DR. Abdul Muchith, M.Ag mengakhiri tausiahnya.

Selepas Acara Agus Supriyadi  RW 016 yang juga caleg dari berkarya  yang ikut hadir pada acara ini setelah ditanya alasan  mengajak jurnalis mengatakan, "Saya sebagai sekretaris IPJI(Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia) ingin mengajak rekan rekan jurnalis dengan  berperan aktif dalam kebaikan. Seperti acara majelis dhuha ini yg merupakan syiar agama. Kalau dahulu sahabat nabi harus menunggang kuda ribuan kilo meter untuk mensyiarkan kebaikan maka dizaman ini wartawan harus mengambil alih tugas tersebut. Cukup dengan jari maka kebaikan bisa disebarkan lebih luas. Harapan saya dengan kebaikan yang disebarkan maka jurnalis dapat diterima sebagai partner  baik di masyarakat maupun institusi," tutur Caleg kabupaten Tangerang nomor 4 dari partai Berkarya. 
(Khoer)

No comments