Halaman

    Social Items

BERITA-BERITA TERBARU
Kantor Kelurahan Bojong Nangka

TANGERANG,(suararakyatmerdeka.com) - Untuk mencari jawaban atas pertanyaan Warga Perumahan Dasana Indah mengenai permasalahan belum masuknya air bersih dari PDAM kabupaten  Tangerang.  Ketua RW.16 yang sekaligus Caleg DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai Berkarya Menyikapi dan  Merespon keluhan masyarakat dengan mengajak ketua IPJI kabupaten Tangerang, Mulyadi serta Insan Jurnalis, Khoerudin  mendatangi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)Tirta Kerta Raharja, Jumat(11/01/2019) di JL.Kisamaun Kota Tangerang untuk mendapatkan jawaban langsung.    

Bapak Mat Yunis Subchan kabsudit Peliputan dan Dokumentasi yg ditemui setelah  melakukan kegiatan  olah raga menjelaskan bahwa ada rencana tahun 2019 akan masuk ke Dasana Indah. Pak Bupati sebagai yg memiliki wewenang   menurut nya telah memberikan lampu hijau untuk melayani kebutuhan masyarakat di kabupaten Tangerang.

Mat Yunis Kasubdit PDAM, Caleg Agus Suppriyadi (Tengah), dan Mulyadi Ketua IPJI Kab Tangerang
"Air di dasana sangat jelek sekali tidak layak untuk minum bahkan untuk cuci dan mandi seharusnya bupati sebagai pemegang wewenang mengucurkan air bersih keperumahan Dasana. Bupati meminta suara telah kami berikan gratis, sudah pantas bupati memberikan air bersihnya. Warga mampu bayar kok, " sebut Agus Supriyadi ketika ditanya maksud kunjungannya. 

" Permasalahan di kecamatan kelapa dua khususnya Dasana Indah bukan Air Bersih saja, Banjir, Sekolah, Pengangguran serta Pensiunan tetapi masalahnya adalah dasana tidak mempunyai Anggota Dewan sendiri.  Seandainya 5 tahun lalu Dasana mampu mengusung dewan maka permasalahan diatas mungkin sudah berkurang atau tidak ada " lanjut Agus Supriyadi. 

Banjir di daerah perumahan dasana indah 
Ketika ditanya mengenai penyebab gagalnya warga Bonang mengusung dewan menurut analisa Agus supriyadi yang memiliki banyak jabatan di organisasi sosial ini menjelaskan ada beberapa penyebabnya diantaranya pemilih menggunakan perasaan tidak enak telah dibuatkan jalan oleh dewan dari luar. Selanjutnya pemilih tidak jeli dengan memilih caleg yang di duga berpotensial tidak menang melawan dewan yang  sudah jadi atau incumbent  dari kecamatan lain didapil yang sama sehingga suara mubajir. Serta fanatik partai atau golongan selebihnya karena penggembosan dan money politik.   Demikian penjelasannya ketika diwawancara awak media.

Mengenai prediksinya bahwa Bonang Terancam Tenggelam dia menjelaskan bahwa dasana dikelilingi dataran tinggi.  Apabila sawah di RW 14, 15 dan 16 telah dibangun dan tanah kampung disekitarnya juga telah penuh dibangun rumah tinggal maka dasana prediksinya tenggelam. 

Selanjutnya diakhir wawancara Caleg Partai Berkarya no 4 ini mengatakan untuk masalah Penuraban sungai dari sekolahan Bonang ke Pasar penyebab banjirnya wilayah RW sekitarnya yang selalu ditanyakan ke Lurah Bojong Nangka dan Alhamdulillah Lurah akan mengusahakan di tahun ini. Sedangkan untuk sekolah SMP Camat Kelapa Dua sedang terus mengusahakan.

Sebelum mengakhiri wawancaranya Agus  Supriyadi yang diusung sejumlah RW ini meminta doa dan dukungannya

 " Masih banyak yang harus diselesaikan baik Pembangunan Fisik maupun Manusianya (Agama, Kesehatan, Pendidikan dan Ekonominya) di perumahan dan kampung Dasana adapun salah satu Programnya adalah bila jadi Caleg nanti akan Mengkader  ketua RW atau RT untuk menjadi Caleg berikutnya agar Pembangunan terus Berkesinambungan," Pungkas Agus mengakhiri wawancaranya.

Jurnalis : Khoerudin Abdul Azis

DASANA DIPREDIKSI TENGGELAM, KELURAHAN BOJONG NANGKA KECAMATAN KELAPA DUA TANGERANG

Kantor Kelurahan Bojong Nangka

TANGERANG,(suararakyatmerdeka.com) - Untuk mencari jawaban atas pertanyaan Warga Perumahan Dasana Indah mengenai permasalahan belum masuknya air bersih dari PDAM kabupaten  Tangerang.  Ketua RW.16 yang sekaligus Caleg DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai Berkarya Menyikapi dan  Merespon keluhan masyarakat dengan mengajak ketua IPJI kabupaten Tangerang, Mulyadi serta Insan Jurnalis, Khoerudin  mendatangi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)Tirta Kerta Raharja, Jumat(11/01/2019) di JL.Kisamaun Kota Tangerang untuk mendapatkan jawaban langsung.    

Bapak Mat Yunis Subchan kabsudit Peliputan dan Dokumentasi yg ditemui setelah  melakukan kegiatan  olah raga menjelaskan bahwa ada rencana tahun 2019 akan masuk ke Dasana Indah. Pak Bupati sebagai yg memiliki wewenang   menurut nya telah memberikan lampu hijau untuk melayani kebutuhan masyarakat di kabupaten Tangerang.

Mat Yunis Kasubdit PDAM, Caleg Agus Suppriyadi (Tengah), dan Mulyadi Ketua IPJI Kab Tangerang
"Air di dasana sangat jelek sekali tidak layak untuk minum bahkan untuk cuci dan mandi seharusnya bupati sebagai pemegang wewenang mengucurkan air bersih keperumahan Dasana. Bupati meminta suara telah kami berikan gratis, sudah pantas bupati memberikan air bersihnya. Warga mampu bayar kok, " sebut Agus Supriyadi ketika ditanya maksud kunjungannya. 

" Permasalahan di kecamatan kelapa dua khususnya Dasana Indah bukan Air Bersih saja, Banjir, Sekolah, Pengangguran serta Pensiunan tetapi masalahnya adalah dasana tidak mempunyai Anggota Dewan sendiri.  Seandainya 5 tahun lalu Dasana mampu mengusung dewan maka permasalahan diatas mungkin sudah berkurang atau tidak ada " lanjut Agus Supriyadi. 

Banjir di daerah perumahan dasana indah 
Ketika ditanya mengenai penyebab gagalnya warga Bonang mengusung dewan menurut analisa Agus supriyadi yang memiliki banyak jabatan di organisasi sosial ini menjelaskan ada beberapa penyebabnya diantaranya pemilih menggunakan perasaan tidak enak telah dibuatkan jalan oleh dewan dari luar. Selanjutnya pemilih tidak jeli dengan memilih caleg yang di duga berpotensial tidak menang melawan dewan yang  sudah jadi atau incumbent  dari kecamatan lain didapil yang sama sehingga suara mubajir. Serta fanatik partai atau golongan selebihnya karena penggembosan dan money politik.   Demikian penjelasannya ketika diwawancara awak media.

Mengenai prediksinya bahwa Bonang Terancam Tenggelam dia menjelaskan bahwa dasana dikelilingi dataran tinggi.  Apabila sawah di RW 14, 15 dan 16 telah dibangun dan tanah kampung disekitarnya juga telah penuh dibangun rumah tinggal maka dasana prediksinya tenggelam. 

Selanjutnya diakhir wawancara Caleg Partai Berkarya no 4 ini mengatakan untuk masalah Penuraban sungai dari sekolahan Bonang ke Pasar penyebab banjirnya wilayah RW sekitarnya yang selalu ditanyakan ke Lurah Bojong Nangka dan Alhamdulillah Lurah akan mengusahakan di tahun ini. Sedangkan untuk sekolah SMP Camat Kelapa Dua sedang terus mengusahakan.

Sebelum mengakhiri wawancaranya Agus  Supriyadi yang diusung sejumlah RW ini meminta doa dan dukungannya

 " Masih banyak yang harus diselesaikan baik Pembangunan Fisik maupun Manusianya (Agama, Kesehatan, Pendidikan dan Ekonominya) di perumahan dan kampung Dasana adapun salah satu Programnya adalah bila jadi Caleg nanti akan Mengkader  ketua RW atau RT untuk menjadi Caleg berikutnya agar Pembangunan terus Berkesinambungan," Pungkas Agus mengakhiri wawancaranya.

Jurnalis : Khoerudin Abdul Azis

No comments