Halaman

    Social Items

SUARA RAKYAT MERDEKA NEWS " SUARA KEADILAN UNTUK RAKYAT "
BERITA-BERITA TERBARU




PANDEGLANG, BANTEN (suararakyatmerdeka.com) - Tidak kurang dari 3000 warga Banten yang berdomisili di Bandung Raya, Jawa Barat, menggabungkan diri dalam Perkumpulan Urang Banten (PUB) untuk ikut ambil bagian membangun kampung halaman. 

“Banyak warga Banten di Jawa Barat memiliki emosional yang sangat tinggi dan rindu dengan kampung halaman. Bila melihat dari berbagai kegiatan selama ini, tidak kurang dari ribuan warga Banten yang ada di Jawa Barat,” kata Ferdi Ligaswara, SH, MH., Ketua PUB Wilayah Bandung Raya,

Setelah dilantik oleh Ketua Umum PUB, Irjen Pol (purn) Taufiequrachman Ruki, SH di Basecamp PUB Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Kamis (17/01/2019).

Menurut Ferdi, warga yang bermukim di luar wilayah Banten tidak seharusnya berdatangan membangun kampung halamannya. Tetapi bisa dari daerah di mana kita berdomisili, misal kegiatan bakti sosial saat terjadinya musibah tsunami di Kabupaten Pandeglang.“Kami mengirim dua truk bantuan untuk korban tsunami di Pandeglang. Ini bentuk kepedulian kami warga Banten yang ada di Bandung Raya,” ujar Ferdi menjelaskan.

Ferdi yang juga Ketua Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia ini, mengatakan bahwa pihaknya juga mengirim rescue (pertolongan) ke titik titik lokasi yang memerlukan pertolongan.

Kegiatan ini, lanjut Ferdi, tentunya berkoordinasi dengan pihak pemerintah yang terkait dan mensosialisasikan kejadian bencana kepada para warga Banten di Bandung Raya.

Dalam keterangannya, Ferdi mengatakan bahwa pihaknya memiliki kantor sekretariat di Jalan Asia Afrika di depan Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat.

“Maka itu kami yang sering melakukan kegiatan kumpul bareng, “ngariungan” yang akhirnya tercetus ide-ide untuk berbagai kegiatan, seperti kegiatan sosial. Maka kondisi ini perlu diwadahi dengan lembaga yang mumpuni seperti PUB,” kata H.E.A. Ferdi Ligaswara, SH, MH., yang juga Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung.

Ferdi menegaskan, pihaknya tidak ikut dalam politik praktis tetapi karena cinta untuk membangun negeri sesuai kompetensinya. Mengkritisi kepada pengambil kegijakan dan memberi masukan, yang pada pokoknya untuk lebih banyak bekerja.

Banten merupakan anugerah yang kaya akan potensi alamnya. Maka tidak saja harus pemerintah yang bekerja, tetapi juga dengan partisipatif warga dalam membangun.

Menjawab pertanyaan, Ferdi menjelaskan yang dimaksud Bandung Raya terdiri dari Kota dan Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Kota Cimahi.

“Gerakan kami ini adalah moral yang menjunjung tinggi dengan etika, maka ke depan akan melihat  kondisi yang disinergikan dengan PUB Pusat. Prinsipnya kami ingin melakukan yang terbaik, tidak saja untuk Pandeglang, tetapi juga keseluruhan wilayah di Banten,” ujar Ferdi menutup perbincangan.(khoer)

RIBUAN WARGA BANDUNG RAYA TERGABUNG DALAM PERKUMPULAN URANG BANTEN (PUB)





PANDEGLANG, BANTEN (suararakyatmerdeka.com) - Tidak kurang dari 3000 warga Banten yang berdomisili di Bandung Raya, Jawa Barat, menggabungkan diri dalam Perkumpulan Urang Banten (PUB) untuk ikut ambil bagian membangun kampung halaman. 

“Banyak warga Banten di Jawa Barat memiliki emosional yang sangat tinggi dan rindu dengan kampung halaman. Bila melihat dari berbagai kegiatan selama ini, tidak kurang dari ribuan warga Banten yang ada di Jawa Barat,” kata Ferdi Ligaswara, SH, MH., Ketua PUB Wilayah Bandung Raya,

Setelah dilantik oleh Ketua Umum PUB, Irjen Pol (purn) Taufiequrachman Ruki, SH di Basecamp PUB Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Kamis (17/01/2019).

Menurut Ferdi, warga yang bermukim di luar wilayah Banten tidak seharusnya berdatangan membangun kampung halamannya. Tetapi bisa dari daerah di mana kita berdomisili, misal kegiatan bakti sosial saat terjadinya musibah tsunami di Kabupaten Pandeglang.“Kami mengirim dua truk bantuan untuk korban tsunami di Pandeglang. Ini bentuk kepedulian kami warga Banten yang ada di Bandung Raya,” ujar Ferdi menjelaskan.

Ferdi yang juga Ketua Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia ini, mengatakan bahwa pihaknya juga mengirim rescue (pertolongan) ke titik titik lokasi yang memerlukan pertolongan.

Kegiatan ini, lanjut Ferdi, tentunya berkoordinasi dengan pihak pemerintah yang terkait dan mensosialisasikan kejadian bencana kepada para warga Banten di Bandung Raya.

Dalam keterangannya, Ferdi mengatakan bahwa pihaknya memiliki kantor sekretariat di Jalan Asia Afrika di depan Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat.

“Maka itu kami yang sering melakukan kegiatan kumpul bareng, “ngariungan” yang akhirnya tercetus ide-ide untuk berbagai kegiatan, seperti kegiatan sosial. Maka kondisi ini perlu diwadahi dengan lembaga yang mumpuni seperti PUB,” kata H.E.A. Ferdi Ligaswara, SH, MH., yang juga Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung.

Ferdi menegaskan, pihaknya tidak ikut dalam politik praktis tetapi karena cinta untuk membangun negeri sesuai kompetensinya. Mengkritisi kepada pengambil kegijakan dan memberi masukan, yang pada pokoknya untuk lebih banyak bekerja.

Banten merupakan anugerah yang kaya akan potensi alamnya. Maka tidak saja harus pemerintah yang bekerja, tetapi juga dengan partisipatif warga dalam membangun.

Menjawab pertanyaan, Ferdi menjelaskan yang dimaksud Bandung Raya terdiri dari Kota dan Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Kota Cimahi.

“Gerakan kami ini adalah moral yang menjunjung tinggi dengan etika, maka ke depan akan melihat  kondisi yang disinergikan dengan PUB Pusat. Prinsipnya kami ingin melakukan yang terbaik, tidak saja untuk Pandeglang, tetapi juga keseluruhan wilayah di Banten,” ujar Ferdi menutup perbincangan.(khoer)

No comments