Halaman

    Social Items

SUARA RAKYAT MERDEKA NEWS " SUARA KEADILAN UNTUK RAKYAT "
BERITA-BERITA TERBARU

TANGERANG,(suararakyatmerdeka.com)-
Pemerintah Kabupaten Tangerang merencanakan akan mengganti Hari Jadi Kabupaten Tangerang yg awalnya 27 Desember 1943 menjadi 13 Oktober 1632.

Perubahan tersebut didasari dari hasil kajian Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang yang melihat ketidakwajaran perbedaan usia Balaraja yang lebih tua dari pada usia Kabupaten Tangerang.
.
“Kalau kita lihat kan sekarang Balaraja sudah berapa ratus tahun yah, masa Kabupaten Tangerang baru 75 tahun,” kata Kabid Kebudayaan dan Pariwisata pada Disporabudpar, Maftuh Hasan kepada awak media di Pendopo Kabupaten Tangerang, Rabu (23/01/2019).
.
Maftuh Hasan juga mengatakan, pihaknya telah membuat naskah kajian akademik tentang perubahan Hari Jadi Kabupaten Tangerang. Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengkaji sejarah hari jadi.
.
“Hasilnya, secara faktual memang benar usianya 75 Tahun itu terjadi krn di lantiknya Atik Soeardi oleh orang Jepang. Secara hukum ini sah dan boleh-boleh saja, tapi tidak menjadi suatu kebanggan bagi kami, walaupun Atik Soeardi tersebut orang Indonesia yah. Jadi, munculah 27 Desember 1943 yg memenuhi aspek yg tadi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dilantiknya 3 Arya yaitu, Reden Surya Diwangksa, Raden Arya Wangsakara, dan Raden Arya Jaya Santika oleh Sultan Banten pada tanggal 13 Oktober 1632 itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya Kabupaten Tangerang sesungguhnya.
.
“Oleh karena itu, maka momen tersebutlah yg akan dijadikan momen fakta sejarah terbentuknya Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Hal tersebut pun sudah disetujui oleh Bupati Tangerang, Zaki Iskandar. Sejak bulan Desember 2018 lalu, dan sedang mengajukan rencana Raperda ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
.
“Insya allah sekarang masih proses pengajuan, ini saya tidak bisa memastikan selesai di tahun 2019 atau bahkan di tahun 2020. Kalau selesai di tahun 2019 berarti usia Kabupaten Tangerang menjadi 387 tahun,” tutupnya.

Sementara terpisah, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, rencana pergantian Hari Jadi Kabupaten Tangerang saat ini masih dalam kajian.
.
“Belum ada keputusan, masih diteliti dulu,” ungkap singkat Bupati saat dihubungi via telepon
(sumber Dr IG about Tangerang )

Pewarta : Flo

UMUR KABUPATEN TANGERANG TERNYATA LEBIH DARI 300 TAHUN, HASIL KAJIAN DINAS PEMUDA,OLAH RAGA, KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN TANGERANG


TANGERANG,(suararakyatmerdeka.com)-
Pemerintah Kabupaten Tangerang merencanakan akan mengganti Hari Jadi Kabupaten Tangerang yg awalnya 27 Desember 1943 menjadi 13 Oktober 1632.

Perubahan tersebut didasari dari hasil kajian Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang yang melihat ketidakwajaran perbedaan usia Balaraja yang lebih tua dari pada usia Kabupaten Tangerang.
.
“Kalau kita lihat kan sekarang Balaraja sudah berapa ratus tahun yah, masa Kabupaten Tangerang baru 75 tahun,” kata Kabid Kebudayaan dan Pariwisata pada Disporabudpar, Maftuh Hasan kepada awak media di Pendopo Kabupaten Tangerang, Rabu (23/01/2019).
.
Maftuh Hasan juga mengatakan, pihaknya telah membuat naskah kajian akademik tentang perubahan Hari Jadi Kabupaten Tangerang. Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengkaji sejarah hari jadi.
.
“Hasilnya, secara faktual memang benar usianya 75 Tahun itu terjadi krn di lantiknya Atik Soeardi oleh orang Jepang. Secara hukum ini sah dan boleh-boleh saja, tapi tidak menjadi suatu kebanggan bagi kami, walaupun Atik Soeardi tersebut orang Indonesia yah. Jadi, munculah 27 Desember 1943 yg memenuhi aspek yg tadi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dilantiknya 3 Arya yaitu, Reden Surya Diwangksa, Raden Arya Wangsakara, dan Raden Arya Jaya Santika oleh Sultan Banten pada tanggal 13 Oktober 1632 itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya Kabupaten Tangerang sesungguhnya.
.
“Oleh karena itu, maka momen tersebutlah yg akan dijadikan momen fakta sejarah terbentuknya Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Hal tersebut pun sudah disetujui oleh Bupati Tangerang, Zaki Iskandar. Sejak bulan Desember 2018 lalu, dan sedang mengajukan rencana Raperda ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
.
“Insya allah sekarang masih proses pengajuan, ini saya tidak bisa memastikan selesai di tahun 2019 atau bahkan di tahun 2020. Kalau selesai di tahun 2019 berarti usia Kabupaten Tangerang menjadi 387 tahun,” tutupnya.

Sementara terpisah, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, rencana pergantian Hari Jadi Kabupaten Tangerang saat ini masih dalam kajian.
.
“Belum ada keputusan, masih diteliti dulu,” ungkap singkat Bupati saat dihubungi via telepon
(sumber Dr IG about Tangerang )

Pewarta : Flo

No comments