Halaman

    Social Items

SUARA RAKYAT MERDEKA NEWS " SUARA KEADILAN UNTUK RAKYAT "
BERITA-BERITA TERBARU

BANDUNG JAWA BARAT, (suararakyatmerdeka.com)--
Presiden Joko Widodo melakukan agenda kunjungan kerja di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019).

Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 07.30 WIB.

Presiden tiba di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara pukul 08.00 WIB dan disambut Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto, dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono.

Jadwal kunjungan Presiden Joko Widodo dimulai  menuju Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, untuk meninjau proyek terowongan Air Nanjung, di Jalan Terusan Nanjung.
Jokowi pun akan menghadiri deklarasi Bandung Ngahiji di jalan Dipati Ukur, Monumen Perjuangan yang rencananya akan disambut Angklung buncis dan tarian Rampak Gendang.
Setelah itu, Jokowi akan menghadiri silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi di Villa Istana Bunga, Kabupaten Bandung Barat.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Barat adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Presiden Jokowi Tinjau Terowongan Air Nanjung
Jokowi Targetkan Proyek Tol Air Terowongan Nanjung Rampung Desember 2019

Menggunakan topi dan jaket ala pekerja lapangan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‎melakukan kunjungan ke Proyek Tol Air Terowongan Nanjung di Jalan Terusan Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Minggu (10/3/2019) pagi.
Sebelum menengok ke lokasi pengerjaan, Jokowi sempat mendapatkan penjelasan soal tahapan pengerjaan proyek Tol Air Terowongan Nanjung dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Jokowi melihat proses pengerjaan proyek tersebut.
Dia menargetkan proyek yang digadang-gadang bakal menyelesaikan masalah banjir di Kabupaten Bandung ini akan rampung tahun 2019.

"Terowongan ini rencananya sudah lama, 15 tahun yang lalu. Ini juga sudah lama kami kaji dan sekarang dalam proses pengerjaan," ucap Jokowi.
Orang nomor satu di Indonesia ini meyakini Terowongan Nanjung ‎sepanjang 230 meter dapat mengatasi banjir utamanya di Dateuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang.

"Terowongan ini diharapkan dapat mengatasi banjir. Saat ini yang satu terowongan sudah rampung, satu lagi sudah pengerjaan separuh lebih. Tahun ini rampung lah, akhir tahun ini Insyaallah rampung. Nanti musim hujan berikut kelihatan fungsi terowongan," tambah Jokowi.

Jokowi pernah memposting proyek Tol Air Terowongan Nanjung ‎di akun resmi instagram nya pada 19 Februari 2019.

Dalam postingannya, Jokowi mengupdate perkembangan pembenahan Sungai Citarum, Jawa Barat yang dilakukan Kementerian PUPR. Menurutnya Terowongan Nanjung adalah satu di antara pekerjaan besar pembenahan Sungai Citarum di Jawa Barat.

Sungai ini sudah lama kotor, penuh limbah pabrik dan sampahKondisi ini dinilai sangat tidak baik untuk pertanian di hulu dan hilir.
Juga tidak sehat untuk penduduk yang memanfaatkan Citarum untuk air bersih.


Jokowi Hadiri Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Bandung

Selain meninjau proyek Terowongan Air Nanjung di Jalan Terusan Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Presiden Jokowi mengisi akhir pekannya dengan menghadiri deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Juang, Jalan Dipati Ukur, Minggu (10/3/2019).

Di hadapan massa di Bandung yang mendeklarasikan dukungan terhadapnya, Jokowi menyebutkan sejumlah isu dan fitnah yang menyerangnya dan beredar di tengah-tengah masyarakat.

Jokowi menyebutkan isu negative yang menyebutkan  azan akan dilarang. Juga kalau dirinya menang nanti pendidikan agama akan dihapuskan,
“Logikanya tidak masuk akan,” jelas Jokowi.

Isu lainnya, menurut Jokowi, adalah kriminalisasi ulama.
“Ada kriminalisasi ulama, didengung-dengungkan terus,” katanya

“Ini negara hukum, jangan sedikit-sedikit kriminalisasi ulama, tidak ada itu,” sambung Jokowi di tengah-tengah para pendukungnya.

Presiden Jokowi dalam kunjungannya  ini didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki selain itu ikut pula Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Jokowi menghadiri silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi di Kabupaten Bandung Barat, Villa Istana Bunga, Parompong,

Tiba di lokasi,‎ Jokowi langsung diberikan ikat kepala.
Jokowi langsung masuk ke lokasi acara diiringi oleh rombongan pria menggunakan rebana. ‎Warga lalu menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung dan Indonesia Raya.

Pihak panitia juga menyuguhi Jokowi dengan atraksi budaya berupa seni pencak silat dari Cikalong. ‎
Nilai-nilai pencak silat seperti jiwa kesatria hingga optimisme ‎dipandang Balad Jokowi sama dengan sosok Jokowi.

"Sejak pertama dibentuk, Balad Jokowi terus bergerak di Bandung Barat sampai di desa pelosok Majalengka. Kami terus deklarasi, konsolidasi, sapa warga untuk menangkan pasangan 01, Jokowi-Ma'ruf Amin‎," ucap Ketua Umum Koordinator Pusat Baalad Jokowi, Muchlas Rowie.

Merespon itu, Jokowi berpesan agar para relawan dan srikandi Balad Jokowi merespon cepat serta tidak takut dengan beragam hoaks, fitnah hingga ujaran kebencian.

Melihat militansi dari para relawan serta srikandi Balad, kata Jokowi, dia meyakni optimis menang di Jawa Barat. Dia menuturkan, hasil survei saat ini, Jokowi - Maruf amin sudah menang, namun menang tipis.

"Dulu kita lihat di Jabar, lima tahun lalu dapat 40,22 ppersen, kubu sana dapat 59,78 persen. Melihat miilitansi siang ini, saya yakin 2019 kita menang. Saya meyakini insya Allah di 17 april 2019, kita akan menangkan Provinsi Jabar atas izin Allah," ungkap Jokowi lanjut disambut tepuk tangan riuh dari Balad Jokowi.

"Kita harus yakin itu. Karena kalau kita lihat, hasil survei sekarang itu sudah lewat. Alhamdulilah tapi tipis banget. Tugas kita semuanya agar itu jadi kemenangan yang tebel banget. Siap enggak?" tanya Jokowi.

KUNJUNGAN KERJA JOKOWI DI BANDUNG JAWA BARAT


BANDUNG JAWA BARAT, (suararakyatmerdeka.com)--
Presiden Joko Widodo melakukan agenda kunjungan kerja di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019).

Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 07.30 WIB.

Presiden tiba di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara pukul 08.00 WIB dan disambut Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto, dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono.

Jadwal kunjungan Presiden Joko Widodo dimulai  menuju Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, untuk meninjau proyek terowongan Air Nanjung, di Jalan Terusan Nanjung.
Jokowi pun akan menghadiri deklarasi Bandung Ngahiji di jalan Dipati Ukur, Monumen Perjuangan yang rencananya akan disambut Angklung buncis dan tarian Rampak Gendang.
Setelah itu, Jokowi akan menghadiri silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi di Villa Istana Bunga, Kabupaten Bandung Barat.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Barat adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Presiden Jokowi Tinjau Terowongan Air Nanjung
Jokowi Targetkan Proyek Tol Air Terowongan Nanjung Rampung Desember 2019

Menggunakan topi dan jaket ala pekerja lapangan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‎melakukan kunjungan ke Proyek Tol Air Terowongan Nanjung di Jalan Terusan Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Minggu (10/3/2019) pagi.
Sebelum menengok ke lokasi pengerjaan, Jokowi sempat mendapatkan penjelasan soal tahapan pengerjaan proyek Tol Air Terowongan Nanjung dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Jokowi melihat proses pengerjaan proyek tersebut.
Dia menargetkan proyek yang digadang-gadang bakal menyelesaikan masalah banjir di Kabupaten Bandung ini akan rampung tahun 2019.

"Terowongan ini rencananya sudah lama, 15 tahun yang lalu. Ini juga sudah lama kami kaji dan sekarang dalam proses pengerjaan," ucap Jokowi.
Orang nomor satu di Indonesia ini meyakini Terowongan Nanjung ‎sepanjang 230 meter dapat mengatasi banjir utamanya di Dateuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang.

"Terowongan ini diharapkan dapat mengatasi banjir. Saat ini yang satu terowongan sudah rampung, satu lagi sudah pengerjaan separuh lebih. Tahun ini rampung lah, akhir tahun ini Insyaallah rampung. Nanti musim hujan berikut kelihatan fungsi terowongan," tambah Jokowi.

Jokowi pernah memposting proyek Tol Air Terowongan Nanjung ‎di akun resmi instagram nya pada 19 Februari 2019.

Dalam postingannya, Jokowi mengupdate perkembangan pembenahan Sungai Citarum, Jawa Barat yang dilakukan Kementerian PUPR. Menurutnya Terowongan Nanjung adalah satu di antara pekerjaan besar pembenahan Sungai Citarum di Jawa Barat.

Sungai ini sudah lama kotor, penuh limbah pabrik dan sampahKondisi ini dinilai sangat tidak baik untuk pertanian di hulu dan hilir.
Juga tidak sehat untuk penduduk yang memanfaatkan Citarum untuk air bersih.


Jokowi Hadiri Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Bandung

Selain meninjau proyek Terowongan Air Nanjung di Jalan Terusan Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Presiden Jokowi mengisi akhir pekannya dengan menghadiri deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Juang, Jalan Dipati Ukur, Minggu (10/3/2019).

Di hadapan massa di Bandung yang mendeklarasikan dukungan terhadapnya, Jokowi menyebutkan sejumlah isu dan fitnah yang menyerangnya dan beredar di tengah-tengah masyarakat.

Jokowi menyebutkan isu negative yang menyebutkan  azan akan dilarang. Juga kalau dirinya menang nanti pendidikan agama akan dihapuskan,
“Logikanya tidak masuk akan,” jelas Jokowi.

Isu lainnya, menurut Jokowi, adalah kriminalisasi ulama.
“Ada kriminalisasi ulama, didengung-dengungkan terus,” katanya

“Ini negara hukum, jangan sedikit-sedikit kriminalisasi ulama, tidak ada itu,” sambung Jokowi di tengah-tengah para pendukungnya.

Presiden Jokowi dalam kunjungannya  ini didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki selain itu ikut pula Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Jokowi menghadiri silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi di Kabupaten Bandung Barat, Villa Istana Bunga, Parompong,

Tiba di lokasi,‎ Jokowi langsung diberikan ikat kepala.
Jokowi langsung masuk ke lokasi acara diiringi oleh rombongan pria menggunakan rebana. ‎Warga lalu menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung dan Indonesia Raya.

Pihak panitia juga menyuguhi Jokowi dengan atraksi budaya berupa seni pencak silat dari Cikalong. ‎
Nilai-nilai pencak silat seperti jiwa kesatria hingga optimisme ‎dipandang Balad Jokowi sama dengan sosok Jokowi.

"Sejak pertama dibentuk, Balad Jokowi terus bergerak di Bandung Barat sampai di desa pelosok Majalengka. Kami terus deklarasi, konsolidasi, sapa warga untuk menangkan pasangan 01, Jokowi-Ma'ruf Amin‎," ucap Ketua Umum Koordinator Pusat Baalad Jokowi, Muchlas Rowie.

Merespon itu, Jokowi berpesan agar para relawan dan srikandi Balad Jokowi merespon cepat serta tidak takut dengan beragam hoaks, fitnah hingga ujaran kebencian.

Melihat militansi dari para relawan serta srikandi Balad, kata Jokowi, dia meyakni optimis menang di Jawa Barat. Dia menuturkan, hasil survei saat ini, Jokowi - Maruf amin sudah menang, namun menang tipis.

"Dulu kita lihat di Jabar, lima tahun lalu dapat 40,22 ppersen, kubu sana dapat 59,78 persen. Melihat miilitansi siang ini, saya yakin 2019 kita menang. Saya meyakini insya Allah di 17 april 2019, kita akan menangkan Provinsi Jabar atas izin Allah," ungkap Jokowi lanjut disambut tepuk tangan riuh dari Balad Jokowi.

"Kita harus yakin itu. Karena kalau kita lihat, hasil survei sekarang itu sudah lewat. Alhamdulilah tapi tipis banget. Tugas kita semuanya agar itu jadi kemenangan yang tebel banget. Siap enggak?" tanya Jokowi.

No comments