halaman

    Social Items

BERITA-BERITA TERBARU
Pelantikan Gubernur di istana Presiden oleh Presiden Jokowi ( web)


(SUARA RAKYAT MERDEKA.COM)--
Lebih lanjut tentang Profil, Prestasi dan Program kerja Para Gubernur yang beberapa waktu lalu baru dilantik menjadi Gubernur baru dari ketiga Provinsi yang meraih penghargaan Prestasi Kinerja Tinggi Tingkat Nasional. Adapun penerima penghargaan tingkat provinsi adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Presiden Joko Widodo melantik gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat dan Jawa Tengah hasil pilkada serentak 2018. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018) .
Gubernur Jawa Tengah terpilih Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin Maimoen, Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil dan wakilnya Uu Ruzhanul Ulum sedangkan pasangan Gubernur Jawa Timur Khofifah dan Emil Dardak resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (13/2/2019).

Provinsi Jawa Barat menerima penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan kinerja terbaik tingkat nasional selama tiga tahun berturut-turut, pada 2014, 2015, dan 2016. Jawa Barat mendapatkan tanda kehormatan Parasamya Purnakarya
Nugraha dari Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24/TK Tahun 2018.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo mengatakan, pemberian penghargaan tersebut melalui serangkaian penilaian. "Tiap tahun ada penilaian bukan dari Kemendagri yang menilai. Tapi seluruh komponen. Ada 700 item untuk menentukan sebuah daerah itu sukses atau tidak," kata Tjahjo.

Dalam rangka peringatan hari otonomi daerah yang ke-22 tahun 2018, Kemendagri juga melakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPD) 2017. EKPD tersebut berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2016. Kemendagri kemudian menetapkan tiga provinsi Jawa Barat, Jawa tengah, dan Jawa Timur serta sepuluh provinsi bersama dengan sepuluh kabupaten/kota berprestasi kinerja tinggi secara nasional.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ( web)


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah meluncurkan sejumlah inovasi baru dalam kurun waktu 100 hari kerja.Dari data setidaknya ada 14 program yang telah diluncurkan.Berikut daftar program 100 hari kerja Ridwan Kamil :

1.Jabar Quick Response (Jabar QR)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi meluncurkan program pertamanya, Jabar Quick Response (JQR) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (18/9/2018).
Jabar QR adalah kanal aduan kemanusiaan bagi masyarakat Jawa Barat yang bisa memberikan solusi atau pertolongan pertama bagi permasalahan yang bersifat kemanusiaan dan darurat.
Warga yang ingin melapor cukup menghubungi nomor aduan 08111357777 atau bisa juga menghubungi lewat sejumlah akun media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, dengan kata kunci Jabar Quick Response.
"Kami ingin negara itu lebih dekat, cepat tanggap terhadap curhat warga," ujar Emil, sapaan akrabnya dalam pidatonya.
Emil mengungkapkan, JQR dibuat atas dasar banyaknya keluhan masyarakat yang masuk melalui akun sosial medianya.
Lantaran jumlahnya banyak, ia pun memiliki ide dengan membuat kanal khusus untuk menampung keluhan masalah kemanusiaan masyarakat.

"Saya pantau sejak dilantik banyak warga se-Jabar yang minta pertolongan masalah kemanusiaan. Ada yang kurang biaya sekolah, ditolak rumah sakit, rumah rubuh, masalah lansia yang tak terurus oleh sistem. Nah, saya coba bantu sebagai manusia. Tapi, karena banyak, sistem pertolongan ini harus dibuat sistem. Karena tugas pemimpin melahirkan sistem agar peradaban kita naik kelas," tutur dia.

2.Lepas kader ulama untuk pendidikan ke Turki
Gubernur  Jawa Barat Ridwan Kamil  melepas tujuh pemuda asal Jawa Barat, yang mendapat beasiswa belajar di Imam Malik Academy, Istanbul, Turki.

Beasiswa tersebut merupakan program kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Quantum Akhyar Institut (QAI) yang diampu Ustaz Adi Hidayat.
"Jadi, program Jabar juara lahir batin itu salah satu implementasinya menguatkan program yang memperkuat sisi religiusitas. Karena pembangunan ini tak hanya fokus pada infrastruktur, tapi urusan batin juga. Semoga mereka pergi sebagai siswa, pulang sebagai ulama," tutur Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Rabu (24/10/2018).
Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, untuk saat ini Pemprov Jabar akan berkontribusi dalam pembiayaan tempat tinggal para penerima beasiswa.
Emil pun membuka kesempatan bagi lembaga lain yang punya program serupa untuk dikerjasamakan dengan Pemprov Jabar.

"Siapapun ulama di Jabar yang punya akses terhadap institusi pendidikan (di luar negeri) kita motivasi untuk berkoordinasi dengan pemprov untuk mendapatkan kerja sama. Nanti pemprov akan membiayai beasiswanya sesuai level masing-masing," tutur Emil.
"Ustaz Adi Hidayat ini adalah salah satu ulama yang paling proaktif menjalin kerja sama dengan pihak luar negeri. Itulah kenapa dari sekian banyak ulama yang diajak bicara, yang paling cepat merespons gagasan visi misi pemprov ini adalah ustaz Adi," tambah dia.
Emil berharap, program itu bisa melahirkan ulama muda yang bisa berkontribusi terhadap masyarakat.

"Diharapkan dengan begini akan lahir kader ulama yang relevan, makin sesuai dengan isu-isu, makin banyak di depan," ujar dia.

3.Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi me-launching program Satu Desa Satu Hafidz, di Pondok Pesantren Alquran Al-Falah Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (09/11/18) malam.



"Malam ini dengan bangga, terharu dan bahagia, hari bersejarah di Indonesia yaitu pencanangan program Satu Desa Satu Hafidz di Jawa Barat secara resmi dimulai," ujar Emil.
Emil menuturkan, untuk langkah awal, pihaknya menggandeng Jamiyyatul Qurra wal Huffazh (JQH) Jabar dalam menjalankan program tersebut, yang ditandai dengan penandatanganan kerja sama.
Hingga akhir Desember tahun ini, JQH akan menyusun langkah strategis dan sistematis yang diwujudkan dalam bentuk mekanisme kerja program Sadesha.
Seperti melakukan Training of Trainer (ToT) terlebih dulu kemudian merekrut calon hafidz di tiap desa.
Ia mengungkapkan, program Sadesha adalah cikal bakal dari mimpi besar mewujudkan visi misi Jabar juara lahir batin.
Targetnya dalam 5 tahun ke depan setiap desa di seluruh Jabar memiliki minimal satu hafidz dan selanjutnya berkembang lahir hafidz-hafidz berikutnya.

4.Layad Rawat dan Public Safety Center (PSC)
119 Program Layad Rawat adalah salah satu program di bidang kesehatan dengan menghadirkan layanan kesehatan yang datang langsung ke rumah-rumah warga.
Ini merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan layanan yang promotif dengan menghadirkan pelayanan pemerintah kepada warga langsung di rumah mereka.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi melaunching program Layad Rawat dengan Public Safety Center (PSC) 119 di Kota Cirebon, Rabu (14/11/2018).

"Program Layad Rawat bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan jemput bola dengan cara mendatangi rumah warga yang sakit dan kesulitan untuk biaya maupun transportasi," ungkap Emil, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu sore.
Warga yang ingin mendapat pelayanan Layad Rawat, kata Emil, bisa menghubungi pusat panggilan 119.

Adapun Public Safety Center 119 sendiri, merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan dan keselamatan.
Layanan ini mulai dibentuk sejak tahun 2016 bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan.
Program serupa telah dibentuk di beberapa kota seperti Kota Tasikmalaya, Kota Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Karawang.
"Bagi yang mampu, ada rumah sakit, sudah memadai. Bagi yang kurang mampu, ada rumah sakit tipe tertentu, ada juga puskesmas yang bisa rawat inap. Mulai sekarang, warga yang berkesusahan, tidak punya kemampuan secara fisik untuk bergerak ke rumah sakit, cukup telepon 119, dokternya yang datang ke rumah warga membawa obat, gratis," tutur dia.

5. Ngabring ka Sakola (Ngabaso)
Program Ngabaso adalah gerakan berjalan kaki ke sekolah secara berkelompok agar tercipta rasa aman dan selamat bagi anak, saat pergi ke sekolah dan pulang ke rumah.
Program ini merupakan perwujudan keseriusan Pemprov Jabar terhadap hak anak, yaitu hak hidup, hak perlindungan, dan hak tumbuh kembang.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program itu di Hotel Mason Pine Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (22/11/18).
Dengan program 'Ngabaso', anak SD hingga SMU sangat dianjurkan untuk berjalan kaki minimal 50 sampai 100 meter sebelum tiba di gerbang sekolah.
"Kita mewajibkan orangtua untuk mengantar anaknya sekolah tapi tidak sampai pintu gerbang, melainkan ada jarak radius 50 sampai 100 meter," ujar Emil.
Selain untuk membiasakan anak berjalan kaki agar lebih sehat, menurut Emil, dengan 'Ngabaso' akan meningkatkan interaksi sosial antar teman sekolah, menjaga toleransi, dan kekompakan.
"Mudah-mudahan dengan program ini akan melahirkan anak-anak yang lebih peduli kepada sesama dan punya empat nilai utama," kata dia.
Empat nilai utama yang dimaksud Emil adalah memiliki kekuatan fisik, kecerdasan akal, akhlak, dan nilai spiritualnya.
"Anak-anak Jabar sedang kita kondisikan untuk memiliki 4 nilai utama yaitu kekuatan fisik, kecerdasan akal, akhlak, dan nilai spiritualnya," tutur Emil.

6.Kredit BJB Mesra Pemerintah
Provinsi Jawa Barat meluncurkan program bjb Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra). Berkerja sama dengan Bank Jawa Barat dan Banten (BJB), Pemprov Jawa Barat berharap dapat mengentaskan masalah kemiskinan.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, banyaknya masyarakat di Jawa Barat yang menggunakan jasa rentenir atau bank keliling melatarbelakangi lahirnya program tersebut.
Ridwan menuturkan, lewat program itu pula, ia berharap dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di Jawa Barat.
"Peminjam tidak dikenakan beban bunga dan tanpa agunan, hanya biaya administrasi ringan," kata Emil, saat peluncuran program bjb Mesra, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/11/2018).
Ridwan menuturkan, sasaran dari program itu adalah para pelaku Usaha Menengah Kecil Menengah (UMKM).
Syarat untuk mengajukan kredit Mesra, sambung Ridwan, dengan membentuk kelompok dengan jumlah anggota minimal lima orang dan maksimal sepuluh orang.
Nantinya, bantuan kredit akan disalurkan melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang telah bekerja sama dengan Bank BJB.
"Jumlah pinjaman mulai Rp 500.000 hingga Rp 5 juta dengan jangka waktu pengembalian maksimal 12 bulan," sebut dia.
Jadi, warga cukup datang ke masjid atau rumah ibadat lainnya di desa atau kampungnya dan disetujui oleh pengurus rumah ibadat. Nanti, pihak bank yang akan tindaklanjuti pinjaman itu," sambung dia.

7. Jabar Masagi
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan meluncurkan konsep baru untuk pendidikan karakter yang dinamai Jabar Masagi.
Program itu ia perkenalkan secara resmi di Gedung Negara, Kota Cirebon, Rabu (5/12/2018).
Jabar Masagi merupakan konsep yang diadopsi dari Bandung Masagi, gagasan Ridwan Kamil sewaktu menjabat sebagai Wali Kota Bandung.
Secara umum, Jabar Masagi adalah pendidikan karakter yang berpijak pada pendidikan budi pekerti yang berdampak pada akhlak sosial, yang mengandung keluhuran nilai-nilai kearifan lokal yang sesuai dengan kebutuhan dan konteks budaya dari masing-masing wilayah di Jawa Barat.
Konsep itu sebagai pijakan jati diri dengan keterampilan abad 21 untuk kemajuan generasi muda Jawa Barat.

8. Jabar Saber Hoaks
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan tim Jabar Sapu Bersih (Saber) Hoaks di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (7/12/2018).
Secara singkat, tim di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemprov Jabar itu bertugas untuk memverifikasi segala bentuk informasi yang meresahkan masyarakat, khususnya di ranah digital.
Unit kerja itu juga dibentuk untuk meningkatkan literasi digital serta sikap kritis masyarakat terhadap keberadaan berita bohong.

9. Desa Digital
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program Desa Digital di Desa Puntang Kecamatan Losarang, Indramayu, Senin (10/12/2018).
Desa Digital merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran, dan percepatan akses serta pelayanan informasi.
"Hari ini kita tunjukkan ke dunia bahwa ada desa di Indramayu yang menjadi percontohan nasional tentang transformasi dari manual ke digital," kata gubernur yang akrab disapa Emil.
Emil mengungkapkan, desa digital akan dikembangkan ke 5.300 desa seluruh Jabar.
Nantinya seluruh pelayanan publik di desa akan didigitalisasi, terkoneksi dengan jaringan nirkabel, memiliki command center, akun media sosial untuk promosi dan berita, sistem e-commerce serta memiliki aplikasi yang sesuai dengan karakter dan potensi ekonomi di tiap desa.
"Kita memulai visi digital inklusif untuk mengurangi ketimpangan dengan memulai program Desa digital yang ekonomi utamanya dibidang perikanan untuk Desa Puntang ini," ungkap dia.

10. One Pesantren One Product
Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil meluncurkan Program One Pesantren One Product (OPOP), bertempat di Pondok Pesantren Al Ittifaq Kampung Ciburial Desa Alam Endah, Rancabali, Kabupaten Bandung, pada Rabu, (12/12/2018).
Konsep itu tak jauh berbeda dengan program satu desa satu perusahaan yang ia janjikan saat kampanye.
"Intinya sama memberdayakan dalam lingkungan keumatan Islam khususnya bagaimana pesantren ini bisa berdaya tanpa harus mengandalkan donasi dari orangtua siswa atau pemerintah," kata Emil, di Bandung, Selasa (11/12/18).
Program OPOP ini bertujuan untuk mendorong pesantren di Jawa Barat lebih mandiri.
Program ini sebagai upaya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk program ekonomi keumatan.
Tujuan besar program ini yakni untuk pengembangan ekonomi keumatan dapat mengikis angka gini rasio serta menekan aktivitas urbanisasi.
"Gabungan ini ujungnya adalah baik pesantren atau desa akan mengurangi gini rasio dan ketimpangan desa dan kota yang masih ada. Nah, diharapkan gagasan ini akan berbuah pada peningkatan kesejahteraan desa, mengurangi migrasi dan ketimpangan," ucap Emil.
Dia mengtakan, dari jumlah 9.000 persantren di Jabar, sebagai tahap awal akan dimulai pada 600 persantren. Pihaknya akan bekerja sama dengan camat dalam menerapkan OPOP ini.

11. Maghrib Mengaji
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan Program Maghrib Mengaji, di Masjid Agung Kota Sukabumi, Kamis (13/12/18) sore.
Maghrib Mengaji ini, merupakan bagian dari 10 program keumatan Jawa Barat yang telah dibahas Gubernur Ridwan Kamil dengan para kiai dan ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat.
Aktivitas mengaji dan membaca Al- Quran di masjid selepas melaksanakan salat Maghrib, memang telah menjadi tradisi dan budaya umat Islam Indonesia sejak lama.
Namun, seiring perkembangan zaman, tradisi baik ini sudah mulai pudar.
Selepas magrib, masjid-masjid biasanya hanya diisi orangtua.
Sementara anak-anak dan remaja lebih senang menghabiskan waktu untuk bermain gawai.
"Kita harus menjadi orangtua yang berhasil, ada beberapa ciri orangtua berhasil. Pertama, anak kita harus lebih cerdas dari orangtuanya, anak cucu harus lebih sehat dari orangtuanya, anak kita lebih makmur lebih sejahtera. Maka marilah kita berkumpul berlomba-lomba dalam kebaikan," kata Ridwan.

12. Street Library (Kolecer dan Candil)
GubernurJawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program Perpustakaan Jalanan atau dinamakan Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) dan Maca Dina Digital Library (Candil) di Taman Sempur, Jalan Sempur, Kota Bogor, Sabtu (15/12/18).
Program itu dibuat untuk merangsang minat baca masyarakat. Kolecer merupakan bantuan dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank BJB.
Untuk tahap awal, Kolecer akan disebar di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dan 600 titik sebagai target 5 tahun ke depan.
Sedangkan pembuatan aplikasi perpustakaan digital Candil saat ini masih dalam tahap pengembangan dan dapat digunakan pada bulan Januari 2019.

13. Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta)
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, meluncurkan Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta).
Program itu sebagai wadah perempuan Jawa Barat bertukar pengetahuan dan pengalaman, serta meningkatkan kualitas hidupnya.
Gagasan itu bagian dari upaya mewujudkan perempuan Jawa Barat Juara yang mampu memberdayakan diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.
GubernurJawa Barat Ridwan Kamil beserta Ketua Umum Tim Penyelenggara Sekoper Cinta yang juga ambassador Sekoper Cinta, Atalia Praratya Kamil, akan meluncurkan program ini dihadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise, pada rangkaian Peringatan Hari Ibu Tk Nasional, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Kota Bandung, Minggu, (16/12/18).

14. Aplikasi pariwisata Gurilaps.com
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jasa Pariwisata (Jaswita) Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan aplikasi digital paket wisata petualangan bernama Gurilaps di Festival Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, aplikasi Gurilaps diluncurkan sebagai salah satu realisasi program 100 hari kerja pasangan GubernurJawa Barat dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.
"Hari ini kami merilis tiga inovasi yang merupakan bagian dari 100 hari saya dan Pak Uu, salah satunya adalah aplikasi Gurilaps yang akan menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi wisata terbaik,” kata pria yang akrab disapa Emil, saat ditemui di Gedung Sate, Sabtu pagi.
Melalui aplikasi Gurilaps, wisatawan dapat memesan pariwisata petualangan di Jawa Barat
Adapun Gurilaps singkatan dari gunung, udara, rimba, laut, pantai, dan sungai.
Pihaknya menargetkan kunjungan wisata ke Jawa Barat meningkat dari 70 juta kunjungan per tahun menjadi 100 juta kunjungan wisatawan per tahun.

100 Hari Jadi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Bikin Pameran Prestasi

Ridwan Kamil bersama Wakil Gubernur Uu Ruzhanul
Membeberkan Prestasi 100 hari kepemimpinan lewat pameran.
Ridwan Kamil mengatakan capaian berbagai program baru yang telah diluncurkan adalah titik mula pembangunan Jabar Juara Lahir Batin.
"Saya dan Pak Uu akan melanjutkan yang sudah baik oleh Pak Ahmad Heryawan dan Pak Deddy Mizwar, hormat kami kepada mereka berdua," kata Ridwan Kamil, di sela acara Jabar Punya Informasi (JAPRI) dengan tema Ekshibisi Program 100 Hari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di Gedung Sate Bandung, Jumat (28/12/2018), dilansir Media.

Gubernur Ridwan Kamil mengatakan visi yang diutarakan pada saat kampanyenya, yaitu terwujud Jabar Juara Lahir dan Batin, bukan sekadar jargon.
Pria yang akrab disapan Emil ini menjelaskan, juara artinya SDM Jabar harus terbaik pendidikannya dan daya saing ekonomi dengan cara yang akan ditawarkannya.
Sedangkan lahir batin artinya tidak hanya akan membangun infrastruktur fisik, tapi juga membangun manusia yang religius, pancasilais, toleran, dan kompetitif.
"Saya ingin membangun Jabar sebagai provinsi yang warganya paling bahagia, Jabar peringkatnya masih lima di bawah urusan kebahagiaan, maka kami bertekad dalam lima tahun meningkatkan indeks kebahagiaan. Inovasi kami di Bandung dan Tasikmalaya pun akan dibawa ke Jabar. Pokoknya saya dan Pak Uu akan ngabret dalam lima tahun ke depan," katanya lagi.
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Jawa Barat Sonny S Adisudarma mengatakan program-program yang diluncurkan menyentuh berbagai lapisan dan kebutuhan masyarakat.

Program sepert Jabar Quick Response yang berkhidmat pada urusan kemanusiaan dan sosial, hingga Jabar Saber Hoax yang menjawab kebutuhan warganet akan informasi sehat dan benar, merupakan jawaban Ridwan Kamil terhadap permasalahan yang dimiliki warga Jabar saat ini.
"Kami ingin rasa penasaran masyarakat terjawab mengenai program-program 100 hari kerja ini, dan lebih jauh memberikan dukungan bagi semua program ini, agar visi Jabar Juara Lahir Batin lekas tercapai," tutupnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pramono (web)
Saat ini Indonesia memiliki banyak sekali sosok kepala daerah yang fenomenal, sebut saja Ahok, Ridwan Kamil, Risma, dan tentu saja Ganjar Pranowo. Sosok Ganjar sebagai gubernur Jawa Tengah memang jarang terdengar gaungnya seperti tiga rekannya yang lain. Dan sekalinya muncul pemberitaan heboh, itupun tentang ketidakpuasan masyarakat terkait kasus pabrik semen di salah satu daerah Rembang.
Namun di luar hal tersebut, gubernur Ganjar Pranowo sudah membuahkan banyak prestasi dan kemajuan untuk Jawa Tengah. Disadari atau tidak kinerja ketua umum KAGAMA ini memang dikenal akan ketegasannya dalam mengatasi masalah daerah pimpinannya itu.
Berikut ada lima keberhasilan Ganjar selama menjabat sebagai gubernur yang sepertinya sudah sedikit dilupakan.

1. Mendorong tumbuhnya lembaga keuangan

Awal tahun 2017 lalu Ganjar menerima penghargaan dari Presiden RI sebagai Penggerak Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Teladan . Gubernur Jateng ini dirasa berhak mendapat penghargaan atas perannya melakukan perluasan serta pengembangan akses keuangan di Jawa Tengah. Program riil Ganjar saat itu adalah membuat program kredit khusus ditujukan pada pelaku UMKM yang membutuhkan suntikan modal.
Sebagai gubernur, Ganjar terbukti sudah berani mencari terobosan sekaligus menggerakkan masyarakat daerah dengan membuka akses keuangan agar lebih produktif. Suami Siti Atikoh ini juga dirasa cerdik dengan menyasar para UMKM serta pengusaha pemula untuk kemudian dapat membantu mengembangkan sektor perekonomian Jawa Tengah. Berkat Ganjar, akses keuangan masyarakat Jawa Tengah sudah lebih mudah.

2. Pembagian kartu tani untuk kesejahteraan para petani

Kalau Jakarta memiliki Kartu Jakarta Sehat, Jawa Tengah telah mengeluarkan Kartu Tani. Sudah ada ratusan ribu petani Jawa tengah mendapatkan kartu tersebut dan menurut gubernur proses pendistribusian masih akan terus berlanjut. Ganjar memaparkan bahwa kartu ini bertujuan untuk memaksimalkan distribusi pupuk bersubsidi dengan tepat dalam segi harga, kualitas, tempat, waktu, jenis, dan juga jumlahnya.

Manfaat lain dari kartu ini adalah membantu mengalokasikan bantuan sarana produksi pertanian serta sarana produksi padi supaya nantinya tepat sasaran pada petani dengan kategori kurang mampu. Kartu tani ala ganjar juga terhubung dengan sistem pertanian Indonesia yang nantinya bisa menstabilkan harga komoditi pertanian ketika ada lonjakan harga di pasaran. Ganjar mengaku akan terus mendampingi program ini agar petani Jateng bisa benar-benar mendapat manfaatnya

3. Pengelolaan pengembangan lalu lintas dan angkutan jalan

Gubernur Jateng dan jajarannya ini lagi-lagi dinilai dapat mengelola sektor perhubungan dengan baik. Hal itu terbukti dengan Piala Wahana Tata Nugraha Wiratama dan Piala Wahana Tata Nugraha Kencana Tahun 2017 . Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah karena Jateng memiliki nilai plus dalam pengaturan lalu lintas dan penunjuk arah, kedisiplinan pengemudi, ketertiban berlalu lintas, serta pengaturan jalur trayek.
Menurut jajaran Ganjar, penghargaan tersebut berhasil diperoleh juga berkat kolaborasi yang baik dengan masyarakat yang disiplin dan tertib saat berlalu lintas sehingga angka kecelakaan menurun. Tentu saja sosok sang gubernur yang dinilai sangat dekat dengan semua elemen masyarakat juga membantu dalam hal sosialisasi program. Kita semua pasti setuju bahwa Jateng merupakan salah satu jalan utama yang sering dilewati banyak orang, dan dengan adanya penghargaan ini pemerintahan Ganjar membuktikan bahwa jalur Jateng masih bisa mereka kontrol dengan baik.

4. Penanganan jalan berlubang dengan cepat

Sebagai jalur utama, tentunya beberapa jalan di Jawa Tengah tidak bisa lepas dari yang namanya kerusakan seperti halnya lubang. Kondisi jalanan yang berlubang selama ini memang sering sekali menjadi keluhan utama masyarakat di sana. Itulah yang kemudian membuat sang gubernur sering melakukan survey jalanan berlubang untuk dapat diperbaiki. Beberapa waktu lalu Ganjar melakukan penandatangan kontrak dengan kontraktor agar perbaikan jalan segera dilanjutkan.
Anggaran yang dikeluarkan cukup besar kali ini karena akan ada sekitar 41,885 kilometer jalan yang akan direhab dalam tahun ini saja. Ganjar bahkan membentuk tim sendiri untuk penanganan masalah lubang ini yang dinamakan tim Saber Lubang yang tujuan akhirnya adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang. Kondisi cuaca sepertinya akan menjadi tantangan bagi tim Ganjar memperbaiki jalanan tersebut, namun terlepas dari itu semoga jalanan Jawa Tengah sebentar lagi menjadi semakin nyaman untuk dilewati.

5. Tegas dalam memberantas pungli

Sosok gubernur twitter ini juga terlihat diam-diam menghanyutkan. Bila sekilas melihat kehadirannya di layar kaca, mungkin kita setuju bahwa Ganjar adalah sosok yang kalem. Tapi ternyata beliau juga bisa memperlihatkan ketegasannya saat mengatasi pungutan liar di daerahnya. Contohnya saat melakukan sidak di jembatan timbang Kabupaten Batang, Ganjar melihat seorang kenek truk yang meninggalkan uang di meja petugas agar tidak dikenakan denda bila kelebihan muatan.
Melihat itu semua Ganjar langsung memeriksa laci dan menemukan dua amplop berisi uang yang kemudian dibantingnya. Semua kenek yang ada langsung diintrogasi oleh sang gubernur dan mereka mengaku bahwa hal itu sudah menjadi budaya di sana. Saat ditanya, para petugas awalnya megelak namun lama kelamaan mereka mengaku bahwa setiap penjaga biasanya mendapat jatah uang pungli setiap malam. Seketika itu juga Ganjar menegur dinas perhubungan atas adanya praktek ilegal tersebut.
Prestasi dan ketegasan Ganjar Pranowo selama ini memang tidak begitu diperlihatkan pada masyarakat luas meskipun faktanya gubernur twitter ini telah membuat Jawa Tengah lebih baik dan dikenal. Memang pantas ika beliau disandingkan dengan kepala daerah lain yang juga terbukti telah membuat kemajuan di daerahnya. Sosok Ganjar sepertinya masih akan terus membenahi Jawa Tengah terlepas dari omongan negatif orang-orang di sekitarnya. Semangat untuk Pak Ganjar!

KPK memberikan Penghargaan kepada Pemprov Jawa Tengah Tiga kali berturut-turut 2015, 2016, dan 2017.
Pemprov Jateng, menurut KPK, dianggap sebagai pemerintah daerah dengan tingkat kepatuhan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) terbaik pada 2017
Penghargaan untuk ketiga kalinya secara bertutur-turut ini diserahkan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2017 .
Ganjar mengatakan, sejak awal menjabat ia serius mewujudkan reformasi birokrasi di Jateng. Salah satunya mendorong pelaporan LHKPN untuk mewujudukan birokrasi yang bersih.
"Dengan pelaporan harta yang tertib, maka penerimaan pejabat yang tidak sah, baik dari hasil korupsi maupun gratifikasi, bisa diminimalkan," kata Ganjar kepada Media.
Ia sudah membuat Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 770/4 Tahun 2014 terkait ketentuan pelaporan LHKPN di lingkungan Pemprov Jateng.
Pejabat eselon I sampai eselon IV, direksi, komisaris, dewan pengawas BUMD milik Provinsi, diwajibkan menyerahkan LHKPN ke KPK.
"LHKPN sampai eselon IV ini meniru sistem di sejumlah kementerian, belum banyak pemerintah daerah yang melakukan ini," ucap dia.
Pada 2016, KPK memberikan penghargaan pencegahan gratifikasi pada Pemprov Jateng. Kategori yang diperoleh yaitu Pemerintah Daerah dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik.
Pemprov Jateng juga memeroleh nilai terbaik dalam evaluasi reformasi birokrasi yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 2016.
Pada 2015, Pemprov Jateng memeroleh penghargaan dari KPK dalam pengendalian gratifikasi dengan jumlah laporan gratifikasi terbanyak.
Ganjar mengatakan, melaporkan LHKPN sebenarnya adalah pekerjaan mudah. Namun ada sebagian pejabat yang mengaku sulit menuliskan sumber hartanya dari mana, bahkan ada yang menjual hartanya dahulu sebelum lapor LHKPN.
Setiap Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Booth Pemprov Jateng memamerkan beragam produk hukum dan kebijakan gubernur terkait pemberantasan korupsi. Di antaranya kepatuhan LHKPN, pengelolaan gratifikasi, pembangunan budaya integritas,dan periizinan terpadu satu pintu.
Bagi pengunjung yang mampir, bisa ikut memainkan games gratifikasi, juga membawa oleh-oleh suvenir dan makanan khas Wingko Babat.

foto Pelantikan Gubernur  dan Wakil Gubernur Jawa Timur , Khofifah-Emil (web)
Setelah resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah dan Emil Dardak berjanji akan "tancap gas".  Hal itu, menurut Khofifah, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo seusai melantiknya di Istana Negara. Sementara itu, saat orasi kebangsaan di Tugu Pahlawan, Surabaya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung mengenalkan program CETTAR. CETTAR yang dimaksud Khofifah adalah singkatan dari Cepat, Efektif, Tanggap, Transparansi, dan Responsif. Seperti diketahui, Khofifah dan Emil Dardak resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (13/2/2019). 


Fakta menarik pada hari pertama Khofifah menjabat Gubernur Jatim:

1. Pesan Presiden Jokowi untuk Khofifah dan Emil
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dirinya mendapat pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk langsung bekerja menyelesaikan persoalan di Jatim seusai dilantik sebagai gubernur. Khofifah bersama wakilnya, Emil Dardak, dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2/2019). "Pesan Pak Presiden Jokowi seusai pelantikan kemarin, saya diminta langsung 'tancap gas'," kata Khofifah seusai orasi kebangsaan di Lapangan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, Jatim, Kamis (14/2/2019). Untuk itu, Khofifah langsung menggelar rapat dengan pimpinan organisasi perangkat daerah, Sekdaprov Jawa Timur, membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Jakarta. "Menjelang subuh tadi pertemuan baru selesai membahas RPJMD," ucapnya. Khofifah mengatakan akan mengaplikasikan program dan janji kampanye Nawa Bhakti Satya dalam 99 hari kerja sejak dia dilantik.

2. Program CETTAR ala Khofifah
Di acara orasi kebangsaan, Khofifah mengenalkan program CETTAR miliknya. Cepat, Efektif, Tanggap, Transparansi, dan Responsif disingkat CETTAR diharapkan bisa mendongkrak kinerja pegawai di Pemprov Jatim. "Prinsip-prinsip ini harus dilakukan Pemprov Jawa Timur dalam kinerjanya lima tahun ke depan," kata Khofifah saat berorasi di Tugu Pahlawan, Surabaya, Kamis (14/2/2019). Dalam kesempatan itu, Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur dari berbagai kalangan untuk menjaga stabilitas Jawa Timur, menjaga persatuan dan kesatuan, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan. "Guyub, rukun, partisipatif, dan demokratis harus tetap menjadi ciri khas karakter masyarakat Jawa Timur," ucapnya.

3. Khofifah dan Emil disambut meriah warga Jawa Timur
Penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistyanto Dardak di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (14/2/2019) sore, berlangsung meriah. Jalan Gubernur Suryo Surabaya bahkan ditutup total sepanjang prosesi penyambutan. Jalan Gubernur Suryo ditutup karena pasukan drumband dari Akademi Angkatan Laut melakukan pertunjukan penyambutan Khofifah-Emil yang diarak naik kereta kencana. Dengan mengenakan seragam pelantikan, Khofifah-Emil didampingi Arumi Bachsin terus melambaikan tangan dari atas kereta kencana. Sesampai di halaman Gedung Negara Grahadi, 1.000 penabuh rebana sudah menyambut. Dengan melantunkan selawat Nabi, Khofifah-Emil turun dari kereta dan masuk melalui pintu utama Gedung Negara Grahadi.

4. Pujian Khofifah untuk Gus Ipul dan Puti Guntur
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji mantan pasangan lawan politiknya di Pilkada Jawa Timur 2018, Saifullah Yusuf ( Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno. Keduanya sempat datang ke kediaman Khofifah untuk mengucapkan selamat. "Gus Ipul dan Mbak Puti dengan besar hati datang ke rumah saya untuk mengucapkan selamat. Saya merasa bangga dan terhormat. Ini contoh yang baik," kata Khofifah saat orasi kebangsaan di lapangan monumen Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (14/2/2019). Di hadapan ratusan kelompok komunitas, Khofifah berjanji akan mengakomodasi program-program Gus Ipul-Puti Soekarno yang dikampanyekan saat Pilkada Jatim lalu. "Saya akan akomodasi semua program baik Gus Ipul dan Mbak Puti," ucapnya.

5. Khofifah diharapkan menambah anggaran untuk ponpes
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani berharap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menambah anggaran untuk pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lain di Jawa Timur. "Tentu kalau dari perspektif PPP sebagai partai Islam, kami berharap Bu Khofifah dan Mas Emil ini bisa beri perhatian lebih ke ponpes dan lembaga pendidikan keagamaan," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Kamis (14/2/2019). "Terutama terkait alokasi anggaran bisa lebih besar lagi," ujarnya. Menurut Arsul, hal ini akan sejalan dengan visi misi calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Arsul mengatakan Jokowi-Ma'ruf punya program penguatan lembaga pendidikan keagamaan.

DPRD Jawa Timur berharap Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mampu menorehkan prestasi membanggakan seperti yang telah dilakukan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di dua periode kepemimpinannya.

Soekarwo-Gus Ipul sendiri, akan segera menyelesaikan dua periode jabatannya sebagai gubernur dan wakil gubernur pada 12 Febuari 2019 mendatang. Selanjutnya, digantikan Khofifah-Emil setelah pelantikan tanggal 19 Febuari 2019 di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo.
Sebelum menyambut kehadiran Khofifah-Emil, DPRD Jawa Timur akan menyampaikan terima kasih kepada Soekarwo-Gus Ipul yang telah banyak menorehkan prestasi dan penghargaan. Termasuk Parasamya Purnakarya Nugraha hingga empat kali berturut-turut.
"Itu (Parasamya Purnakarya Nugraha) penghargaan prestisius yang cukup tinggi. Nah, diharapkan ke depan Bu Khofifah juga minimal sama prestasinya," tegas Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Jawa Timur, Freddy Poernomo,
Jabatan yang akan diemban Khofifah-Emil, lanjutnya, bukan 'hadiah' tapi pilihan rakyat. "Bu Khofifah-Mas Emil ini pilihan rakyat, tentu kami menyambutnya dengan baik, positif, tanpa lagi melihat rivalitas. Selesai sudah. Tidak ada gubernurnya Golkar, gubernurnya koalisi, tapi gubernur Jatim," tegas politikus Golkar tersebut.
Selain itu, Freddy berharap ke depan,Khofifah-Emil bisa membangun hubungan baik antara eksekutif dan legislatif seperti saat kepemimpinan Soekarwo-Gus Ipul. "Fraksi boleh beda di DPRD, tapi faksi kita adalah faksi Jatim. Bersama-sama kita berikan yang terbaik untuk Jatim," jelasnya.
Menurut Freddy, sebagai mitra pemerintahan daerah, tidak ada istilah atasan dan bawahan. "Yang ada check and balances. Saling mengontrol dalam rangka penyelenggaraan pemerintah daerah. Gubernur bisa mengontrol DPRD, DPRD juga bisa mengontrol gubernur," tandas Freddy.
PROGRAM KERJA 99 HARI PERTAMA PEMERINTAHAN KHOFIFAH-EMIL
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah memiliki rencana dan target kerja dalam 99 hari pertama pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto
"Ada, tapi karena beliau (Khofifah) juga punya kesibukan yang luar biasa, kami baru bisa sedikit-sedikit membahasnya," kata Emil Elestianto Wakil Gubernur Jawa Timur.
Pernyataan itu menjawab menjawab pertanyaan wartawan soal program kerja di 100 hari pertama usai dilantik sebagai pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024.
Kata Emil, dirinya bersama Khofifah sepaham untuk menajamkan apa yang ingin dilakukan di 99 hari pertama.
"99 hari ini kami bagi dalam tiga tahapan, yaitu apa-apa yang akan dilakukan dan dikerjakan di 33 hari pertama, lalu berikutnya 33 hari kedua, dan 33 hari ketiga," ujarnya.
Tanpa mengurai detail program prioritas kerja dimaksud, Emil mengilustrasikan bahwa penggunaan istilah (target kerja di) 99 hari pertama karena alasan simbolis.
Angka sembilan dinilai angka yang baik. Memiliki nilai maksimal, tertinggi dalam hierarki bilangan angka.
"Beliau (Khofifah) senang angka sembilan, dan 99 kan mirip asma'ul husna. Bagus," kata Emil.
Kendati memiliki program kerja yang ditarget waktu mulai jangka 33 hari hingga jangka 99 hari itu, Emil menegaskan bukan berarti semua serba jangka pendek.
Akan tetapi lebih dimaksudkan sebagai motivasi dan tolok ukur untuk mendapat capaian-capaian tertentu.
"Kayak program ada yang bisa langsung jadi, tapi ada juga yang desainnya harus matang di 99 hari pertama. Itu yang akan kami petakan semua mulai dari (janji program kerja) Nawa Bhakti Satya mulai Jatim sejahtera hingga Jatim Harmoni," kata Emil.
Nawa Bhakti Satya yang menjadi arah, visi, dan misi pembangunan Gubernur-Wakil Gubernur Jatim Khofifah-Emil,
Terdiri dari sembilan program kerja, yakni 
Bhakti ke-1: Jatim Sejahtera melalui pengentasankemiskinan menuju keadilan dan kesejahteraan sosial.
Bhakti ke-2: Jatim Kerja melalui millineal job center dengan cara memberikan job training, pendidikan vokasi, membantu "starting-up" usaha, membantu promosi bagi usahawan muda, dan membantu pembiayaan usaha pada tahap awal usaha.
Bhakti ke-3: Jatim Cerdas dan Sehat melalui pendidikan dan kesehatan gratis berkualitas

Bhakti ke-4: Jatim Akses melalui pembangunan infrastruktur dalam kerangka pengembangan wilayah terpadu, dan keadilan akses bagi masyarakat pesisir dan desa terluar seperti Kawasan Lingkar Wilis, Lingkar Bromo, Lingkar Ijen, Gerbang Kertasusila, Koridor Maritim Pantura Jawa-Madura, Koridor Maritim Selatan Jawa.

Bhakti ke-5: Jatim Berkah melalui pemberian tunjangan kehormatan bagi imam masjid di kampung, pesisir, dan pulau terluar. Kemudian perluasan tunjangan kehormatan bagi hafidz-hafidzoh. Penguatan peran pondok pesantren dalam mendorong partisipasi sekolah dan beasiswa guru diniyah S2.
Bhakti ke-6: Jatim Agro melalui pemajuan sektor pertanian, peternakan, perikanan darat dan laut, kehutanan, perkebunan untuk mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan.
Bhakti ke-7: Jatim Berdaya melalui penguatan ekonomi kerakyatan dengan berbasis UMKM, koperasi, dan mendorong pemberdayaan pemerintahan desa. One Village One Product One Corporate and Agropolitan.
Bhakti ke-8: Jatim Amanah melalui penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, dan anti korupsi.
Bhakti ke-9: Jatim Harmoni melalui penjagaan harmoni sosial dan alam dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup.
( sumber web )





PROVINSI BERPRESTASI DENGAN GUBERNUR BARU DENGAN PROGRAM KERJA LANGSUNG KERJA, KERJA, KERJA......

Pelantikan Gubernur di istana Presiden oleh Presiden Jokowi ( web)


(SUARA RAKYAT MERDEKA.COM)--
Lebih lanjut tentang Profil, Prestasi dan Program kerja Para Gubernur yang beberapa waktu lalu baru dilantik menjadi Gubernur baru dari ketiga Provinsi yang meraih penghargaan Prestasi Kinerja Tinggi Tingkat Nasional. Adapun penerima penghargaan tingkat provinsi adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Presiden Joko Widodo melantik gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat dan Jawa Tengah hasil pilkada serentak 2018. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018) .
Gubernur Jawa Tengah terpilih Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin Maimoen, Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil dan wakilnya Uu Ruzhanul Ulum sedangkan pasangan Gubernur Jawa Timur Khofifah dan Emil Dardak resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (13/2/2019).

Provinsi Jawa Barat menerima penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan kinerja terbaik tingkat nasional selama tiga tahun berturut-turut, pada 2014, 2015, dan 2016. Jawa Barat mendapatkan tanda kehormatan Parasamya Purnakarya
Nugraha dari Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24/TK Tahun 2018.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo mengatakan, pemberian penghargaan tersebut melalui serangkaian penilaian. "Tiap tahun ada penilaian bukan dari Kemendagri yang menilai. Tapi seluruh komponen. Ada 700 item untuk menentukan sebuah daerah itu sukses atau tidak," kata Tjahjo.

Dalam rangka peringatan hari otonomi daerah yang ke-22 tahun 2018, Kemendagri juga melakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPD) 2017. EKPD tersebut berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2016. Kemendagri kemudian menetapkan tiga provinsi Jawa Barat, Jawa tengah, dan Jawa Timur serta sepuluh provinsi bersama dengan sepuluh kabupaten/kota berprestasi kinerja tinggi secara nasional.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ( web)


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah meluncurkan sejumlah inovasi baru dalam kurun waktu 100 hari kerja.Dari data setidaknya ada 14 program yang telah diluncurkan.Berikut daftar program 100 hari kerja Ridwan Kamil :

1.Jabar Quick Response (Jabar QR)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi meluncurkan program pertamanya, Jabar Quick Response (JQR) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (18/9/2018).
Jabar QR adalah kanal aduan kemanusiaan bagi masyarakat Jawa Barat yang bisa memberikan solusi atau pertolongan pertama bagi permasalahan yang bersifat kemanusiaan dan darurat.
Warga yang ingin melapor cukup menghubungi nomor aduan 08111357777 atau bisa juga menghubungi lewat sejumlah akun media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, dengan kata kunci Jabar Quick Response.
"Kami ingin negara itu lebih dekat, cepat tanggap terhadap curhat warga," ujar Emil, sapaan akrabnya dalam pidatonya.
Emil mengungkapkan, JQR dibuat atas dasar banyaknya keluhan masyarakat yang masuk melalui akun sosial medianya.
Lantaran jumlahnya banyak, ia pun memiliki ide dengan membuat kanal khusus untuk menampung keluhan masalah kemanusiaan masyarakat.

"Saya pantau sejak dilantik banyak warga se-Jabar yang minta pertolongan masalah kemanusiaan. Ada yang kurang biaya sekolah, ditolak rumah sakit, rumah rubuh, masalah lansia yang tak terurus oleh sistem. Nah, saya coba bantu sebagai manusia. Tapi, karena banyak, sistem pertolongan ini harus dibuat sistem. Karena tugas pemimpin melahirkan sistem agar peradaban kita naik kelas," tutur dia.

2.Lepas kader ulama untuk pendidikan ke Turki
Gubernur  Jawa Barat Ridwan Kamil  melepas tujuh pemuda asal Jawa Barat, yang mendapat beasiswa belajar di Imam Malik Academy, Istanbul, Turki.

Beasiswa tersebut merupakan program kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Quantum Akhyar Institut (QAI) yang diampu Ustaz Adi Hidayat.
"Jadi, program Jabar juara lahir batin itu salah satu implementasinya menguatkan program yang memperkuat sisi religiusitas. Karena pembangunan ini tak hanya fokus pada infrastruktur, tapi urusan batin juga. Semoga mereka pergi sebagai siswa, pulang sebagai ulama," tutur Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Rabu (24/10/2018).
Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, untuk saat ini Pemprov Jabar akan berkontribusi dalam pembiayaan tempat tinggal para penerima beasiswa.
Emil pun membuka kesempatan bagi lembaga lain yang punya program serupa untuk dikerjasamakan dengan Pemprov Jabar.

"Siapapun ulama di Jabar yang punya akses terhadap institusi pendidikan (di luar negeri) kita motivasi untuk berkoordinasi dengan pemprov untuk mendapatkan kerja sama. Nanti pemprov akan membiayai beasiswanya sesuai level masing-masing," tutur Emil.
"Ustaz Adi Hidayat ini adalah salah satu ulama yang paling proaktif menjalin kerja sama dengan pihak luar negeri. Itulah kenapa dari sekian banyak ulama yang diajak bicara, yang paling cepat merespons gagasan visi misi pemprov ini adalah ustaz Adi," tambah dia.
Emil berharap, program itu bisa melahirkan ulama muda yang bisa berkontribusi terhadap masyarakat.

"Diharapkan dengan begini akan lahir kader ulama yang relevan, makin sesuai dengan isu-isu, makin banyak di depan," ujar dia.

3.Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi me-launching program Satu Desa Satu Hafidz, di Pondok Pesantren Alquran Al-Falah Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (09/11/18) malam.



"Malam ini dengan bangga, terharu dan bahagia, hari bersejarah di Indonesia yaitu pencanangan program Satu Desa Satu Hafidz di Jawa Barat secara resmi dimulai," ujar Emil.
Emil menuturkan, untuk langkah awal, pihaknya menggandeng Jamiyyatul Qurra wal Huffazh (JQH) Jabar dalam menjalankan program tersebut, yang ditandai dengan penandatanganan kerja sama.
Hingga akhir Desember tahun ini, JQH akan menyusun langkah strategis dan sistematis yang diwujudkan dalam bentuk mekanisme kerja program Sadesha.
Seperti melakukan Training of Trainer (ToT) terlebih dulu kemudian merekrut calon hafidz di tiap desa.
Ia mengungkapkan, program Sadesha adalah cikal bakal dari mimpi besar mewujudkan visi misi Jabar juara lahir batin.
Targetnya dalam 5 tahun ke depan setiap desa di seluruh Jabar memiliki minimal satu hafidz dan selanjutnya berkembang lahir hafidz-hafidz berikutnya.

4.Layad Rawat dan Public Safety Center (PSC)
119 Program Layad Rawat adalah salah satu program di bidang kesehatan dengan menghadirkan layanan kesehatan yang datang langsung ke rumah-rumah warga.
Ini merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan layanan yang promotif dengan menghadirkan pelayanan pemerintah kepada warga langsung di rumah mereka.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi melaunching program Layad Rawat dengan Public Safety Center (PSC) 119 di Kota Cirebon, Rabu (14/11/2018).

"Program Layad Rawat bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan jemput bola dengan cara mendatangi rumah warga yang sakit dan kesulitan untuk biaya maupun transportasi," ungkap Emil, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu sore.
Warga yang ingin mendapat pelayanan Layad Rawat, kata Emil, bisa menghubungi pusat panggilan 119.

Adapun Public Safety Center 119 sendiri, merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan dan keselamatan.
Layanan ini mulai dibentuk sejak tahun 2016 bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan.
Program serupa telah dibentuk di beberapa kota seperti Kota Tasikmalaya, Kota Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Karawang.
"Bagi yang mampu, ada rumah sakit, sudah memadai. Bagi yang kurang mampu, ada rumah sakit tipe tertentu, ada juga puskesmas yang bisa rawat inap. Mulai sekarang, warga yang berkesusahan, tidak punya kemampuan secara fisik untuk bergerak ke rumah sakit, cukup telepon 119, dokternya yang datang ke rumah warga membawa obat, gratis," tutur dia.

5. Ngabring ka Sakola (Ngabaso)
Program Ngabaso adalah gerakan berjalan kaki ke sekolah secara berkelompok agar tercipta rasa aman dan selamat bagi anak, saat pergi ke sekolah dan pulang ke rumah.
Program ini merupakan perwujudan keseriusan Pemprov Jabar terhadap hak anak, yaitu hak hidup, hak perlindungan, dan hak tumbuh kembang.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program itu di Hotel Mason Pine Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (22/11/18).
Dengan program 'Ngabaso', anak SD hingga SMU sangat dianjurkan untuk berjalan kaki minimal 50 sampai 100 meter sebelum tiba di gerbang sekolah.
"Kita mewajibkan orangtua untuk mengantar anaknya sekolah tapi tidak sampai pintu gerbang, melainkan ada jarak radius 50 sampai 100 meter," ujar Emil.
Selain untuk membiasakan anak berjalan kaki agar lebih sehat, menurut Emil, dengan 'Ngabaso' akan meningkatkan interaksi sosial antar teman sekolah, menjaga toleransi, dan kekompakan.
"Mudah-mudahan dengan program ini akan melahirkan anak-anak yang lebih peduli kepada sesama dan punya empat nilai utama," kata dia.
Empat nilai utama yang dimaksud Emil adalah memiliki kekuatan fisik, kecerdasan akal, akhlak, dan nilai spiritualnya.
"Anak-anak Jabar sedang kita kondisikan untuk memiliki 4 nilai utama yaitu kekuatan fisik, kecerdasan akal, akhlak, dan nilai spiritualnya," tutur Emil.

6.Kredit BJB Mesra Pemerintah
Provinsi Jawa Barat meluncurkan program bjb Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra). Berkerja sama dengan Bank Jawa Barat dan Banten (BJB), Pemprov Jawa Barat berharap dapat mengentaskan masalah kemiskinan.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, banyaknya masyarakat di Jawa Barat yang menggunakan jasa rentenir atau bank keliling melatarbelakangi lahirnya program tersebut.
Ridwan menuturkan, lewat program itu pula, ia berharap dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di Jawa Barat.
"Peminjam tidak dikenakan beban bunga dan tanpa agunan, hanya biaya administrasi ringan," kata Emil, saat peluncuran program bjb Mesra, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/11/2018).
Ridwan menuturkan, sasaran dari program itu adalah para pelaku Usaha Menengah Kecil Menengah (UMKM).
Syarat untuk mengajukan kredit Mesra, sambung Ridwan, dengan membentuk kelompok dengan jumlah anggota minimal lima orang dan maksimal sepuluh orang.
Nantinya, bantuan kredit akan disalurkan melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang telah bekerja sama dengan Bank BJB.
"Jumlah pinjaman mulai Rp 500.000 hingga Rp 5 juta dengan jangka waktu pengembalian maksimal 12 bulan," sebut dia.
Jadi, warga cukup datang ke masjid atau rumah ibadat lainnya di desa atau kampungnya dan disetujui oleh pengurus rumah ibadat. Nanti, pihak bank yang akan tindaklanjuti pinjaman itu," sambung dia.

7. Jabar Masagi
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan meluncurkan konsep baru untuk pendidikan karakter yang dinamai Jabar Masagi.
Program itu ia perkenalkan secara resmi di Gedung Negara, Kota Cirebon, Rabu (5/12/2018).
Jabar Masagi merupakan konsep yang diadopsi dari Bandung Masagi, gagasan Ridwan Kamil sewaktu menjabat sebagai Wali Kota Bandung.
Secara umum, Jabar Masagi adalah pendidikan karakter yang berpijak pada pendidikan budi pekerti yang berdampak pada akhlak sosial, yang mengandung keluhuran nilai-nilai kearifan lokal yang sesuai dengan kebutuhan dan konteks budaya dari masing-masing wilayah di Jawa Barat.
Konsep itu sebagai pijakan jati diri dengan keterampilan abad 21 untuk kemajuan generasi muda Jawa Barat.

8. Jabar Saber Hoaks
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan tim Jabar Sapu Bersih (Saber) Hoaks di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (7/12/2018).
Secara singkat, tim di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemprov Jabar itu bertugas untuk memverifikasi segala bentuk informasi yang meresahkan masyarakat, khususnya di ranah digital.
Unit kerja itu juga dibentuk untuk meningkatkan literasi digital serta sikap kritis masyarakat terhadap keberadaan berita bohong.

9. Desa Digital
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program Desa Digital di Desa Puntang Kecamatan Losarang, Indramayu, Senin (10/12/2018).
Desa Digital merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran, dan percepatan akses serta pelayanan informasi.
"Hari ini kita tunjukkan ke dunia bahwa ada desa di Indramayu yang menjadi percontohan nasional tentang transformasi dari manual ke digital," kata gubernur yang akrab disapa Emil.
Emil mengungkapkan, desa digital akan dikembangkan ke 5.300 desa seluruh Jabar.
Nantinya seluruh pelayanan publik di desa akan didigitalisasi, terkoneksi dengan jaringan nirkabel, memiliki command center, akun media sosial untuk promosi dan berita, sistem e-commerce serta memiliki aplikasi yang sesuai dengan karakter dan potensi ekonomi di tiap desa.
"Kita memulai visi digital inklusif untuk mengurangi ketimpangan dengan memulai program Desa digital yang ekonomi utamanya dibidang perikanan untuk Desa Puntang ini," ungkap dia.

10. One Pesantren One Product
Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil meluncurkan Program One Pesantren One Product (OPOP), bertempat di Pondok Pesantren Al Ittifaq Kampung Ciburial Desa Alam Endah, Rancabali, Kabupaten Bandung, pada Rabu, (12/12/2018).
Konsep itu tak jauh berbeda dengan program satu desa satu perusahaan yang ia janjikan saat kampanye.
"Intinya sama memberdayakan dalam lingkungan keumatan Islam khususnya bagaimana pesantren ini bisa berdaya tanpa harus mengandalkan donasi dari orangtua siswa atau pemerintah," kata Emil, di Bandung, Selasa (11/12/18).
Program OPOP ini bertujuan untuk mendorong pesantren di Jawa Barat lebih mandiri.
Program ini sebagai upaya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk program ekonomi keumatan.
Tujuan besar program ini yakni untuk pengembangan ekonomi keumatan dapat mengikis angka gini rasio serta menekan aktivitas urbanisasi.
"Gabungan ini ujungnya adalah baik pesantren atau desa akan mengurangi gini rasio dan ketimpangan desa dan kota yang masih ada. Nah, diharapkan gagasan ini akan berbuah pada peningkatan kesejahteraan desa, mengurangi migrasi dan ketimpangan," ucap Emil.
Dia mengtakan, dari jumlah 9.000 persantren di Jabar, sebagai tahap awal akan dimulai pada 600 persantren. Pihaknya akan bekerja sama dengan camat dalam menerapkan OPOP ini.

11. Maghrib Mengaji
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan Program Maghrib Mengaji, di Masjid Agung Kota Sukabumi, Kamis (13/12/18) sore.
Maghrib Mengaji ini, merupakan bagian dari 10 program keumatan Jawa Barat yang telah dibahas Gubernur Ridwan Kamil dengan para kiai dan ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat.
Aktivitas mengaji dan membaca Al- Quran di masjid selepas melaksanakan salat Maghrib, memang telah menjadi tradisi dan budaya umat Islam Indonesia sejak lama.
Namun, seiring perkembangan zaman, tradisi baik ini sudah mulai pudar.
Selepas magrib, masjid-masjid biasanya hanya diisi orangtua.
Sementara anak-anak dan remaja lebih senang menghabiskan waktu untuk bermain gawai.
"Kita harus menjadi orangtua yang berhasil, ada beberapa ciri orangtua berhasil. Pertama, anak kita harus lebih cerdas dari orangtuanya, anak cucu harus lebih sehat dari orangtuanya, anak kita lebih makmur lebih sejahtera. Maka marilah kita berkumpul berlomba-lomba dalam kebaikan," kata Ridwan.

12. Street Library (Kolecer dan Candil)
GubernurJawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program Perpustakaan Jalanan atau dinamakan Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) dan Maca Dina Digital Library (Candil) di Taman Sempur, Jalan Sempur, Kota Bogor, Sabtu (15/12/18).
Program itu dibuat untuk merangsang minat baca masyarakat. Kolecer merupakan bantuan dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank BJB.
Untuk tahap awal, Kolecer akan disebar di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dan 600 titik sebagai target 5 tahun ke depan.
Sedangkan pembuatan aplikasi perpustakaan digital Candil saat ini masih dalam tahap pengembangan dan dapat digunakan pada bulan Januari 2019.

13. Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta)
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, meluncurkan Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta).
Program itu sebagai wadah perempuan Jawa Barat bertukar pengetahuan dan pengalaman, serta meningkatkan kualitas hidupnya.
Gagasan itu bagian dari upaya mewujudkan perempuan Jawa Barat Juara yang mampu memberdayakan diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.
GubernurJawa Barat Ridwan Kamil beserta Ketua Umum Tim Penyelenggara Sekoper Cinta yang juga ambassador Sekoper Cinta, Atalia Praratya Kamil, akan meluncurkan program ini dihadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise, pada rangkaian Peringatan Hari Ibu Tk Nasional, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Kota Bandung, Minggu, (16/12/18).

14. Aplikasi pariwisata Gurilaps.com
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jasa Pariwisata (Jaswita) Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan aplikasi digital paket wisata petualangan bernama Gurilaps di Festival Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, aplikasi Gurilaps diluncurkan sebagai salah satu realisasi program 100 hari kerja pasangan GubernurJawa Barat dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.
"Hari ini kami merilis tiga inovasi yang merupakan bagian dari 100 hari saya dan Pak Uu, salah satunya adalah aplikasi Gurilaps yang akan menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi wisata terbaik,” kata pria yang akrab disapa Emil, saat ditemui di Gedung Sate, Sabtu pagi.
Melalui aplikasi Gurilaps, wisatawan dapat memesan pariwisata petualangan di Jawa Barat
Adapun Gurilaps singkatan dari gunung, udara, rimba, laut, pantai, dan sungai.
Pihaknya menargetkan kunjungan wisata ke Jawa Barat meningkat dari 70 juta kunjungan per tahun menjadi 100 juta kunjungan wisatawan per tahun.

100 Hari Jadi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Bikin Pameran Prestasi

Ridwan Kamil bersama Wakil Gubernur Uu Ruzhanul
Membeberkan Prestasi 100 hari kepemimpinan lewat pameran.
Ridwan Kamil mengatakan capaian berbagai program baru yang telah diluncurkan adalah titik mula pembangunan Jabar Juara Lahir Batin.
"Saya dan Pak Uu akan melanjutkan yang sudah baik oleh Pak Ahmad Heryawan dan Pak Deddy Mizwar, hormat kami kepada mereka berdua," kata Ridwan Kamil, di sela acara Jabar Punya Informasi (JAPRI) dengan tema Ekshibisi Program 100 Hari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di Gedung Sate Bandung, Jumat (28/12/2018), dilansir Media.

Gubernur Ridwan Kamil mengatakan visi yang diutarakan pada saat kampanyenya, yaitu terwujud Jabar Juara Lahir dan Batin, bukan sekadar jargon.
Pria yang akrab disapan Emil ini menjelaskan, juara artinya SDM Jabar harus terbaik pendidikannya dan daya saing ekonomi dengan cara yang akan ditawarkannya.
Sedangkan lahir batin artinya tidak hanya akan membangun infrastruktur fisik, tapi juga membangun manusia yang religius, pancasilais, toleran, dan kompetitif.
"Saya ingin membangun Jabar sebagai provinsi yang warganya paling bahagia, Jabar peringkatnya masih lima di bawah urusan kebahagiaan, maka kami bertekad dalam lima tahun meningkatkan indeks kebahagiaan. Inovasi kami di Bandung dan Tasikmalaya pun akan dibawa ke Jabar. Pokoknya saya dan Pak Uu akan ngabret dalam lima tahun ke depan," katanya lagi.
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Jawa Barat Sonny S Adisudarma mengatakan program-program yang diluncurkan menyentuh berbagai lapisan dan kebutuhan masyarakat.

Program sepert Jabar Quick Response yang berkhidmat pada urusan kemanusiaan dan sosial, hingga Jabar Saber Hoax yang menjawab kebutuhan warganet akan informasi sehat dan benar, merupakan jawaban Ridwan Kamil terhadap permasalahan yang dimiliki warga Jabar saat ini.
"Kami ingin rasa penasaran masyarakat terjawab mengenai program-program 100 hari kerja ini, dan lebih jauh memberikan dukungan bagi semua program ini, agar visi Jabar Juara Lahir Batin lekas tercapai," tutupnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pramono (web)
Saat ini Indonesia memiliki banyak sekali sosok kepala daerah yang fenomenal, sebut saja Ahok, Ridwan Kamil, Risma, dan tentu saja Ganjar Pranowo. Sosok Ganjar sebagai gubernur Jawa Tengah memang jarang terdengar gaungnya seperti tiga rekannya yang lain. Dan sekalinya muncul pemberitaan heboh, itupun tentang ketidakpuasan masyarakat terkait kasus pabrik semen di salah satu daerah Rembang.
Namun di luar hal tersebut, gubernur Ganjar Pranowo sudah membuahkan banyak prestasi dan kemajuan untuk Jawa Tengah. Disadari atau tidak kinerja ketua umum KAGAMA ini memang dikenal akan ketegasannya dalam mengatasi masalah daerah pimpinannya itu.
Berikut ada lima keberhasilan Ganjar selama menjabat sebagai gubernur yang sepertinya sudah sedikit dilupakan.

1. Mendorong tumbuhnya lembaga keuangan

Awal tahun 2017 lalu Ganjar menerima penghargaan dari Presiden RI sebagai Penggerak Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Teladan . Gubernur Jateng ini dirasa berhak mendapat penghargaan atas perannya melakukan perluasan serta pengembangan akses keuangan di Jawa Tengah. Program riil Ganjar saat itu adalah membuat program kredit khusus ditujukan pada pelaku UMKM yang membutuhkan suntikan modal.
Sebagai gubernur, Ganjar terbukti sudah berani mencari terobosan sekaligus menggerakkan masyarakat daerah dengan membuka akses keuangan agar lebih produktif. Suami Siti Atikoh ini juga dirasa cerdik dengan menyasar para UMKM serta pengusaha pemula untuk kemudian dapat membantu mengembangkan sektor perekonomian Jawa Tengah. Berkat Ganjar, akses keuangan masyarakat Jawa Tengah sudah lebih mudah.

2. Pembagian kartu tani untuk kesejahteraan para petani

Kalau Jakarta memiliki Kartu Jakarta Sehat, Jawa Tengah telah mengeluarkan Kartu Tani. Sudah ada ratusan ribu petani Jawa tengah mendapatkan kartu tersebut dan menurut gubernur proses pendistribusian masih akan terus berlanjut. Ganjar memaparkan bahwa kartu ini bertujuan untuk memaksimalkan distribusi pupuk bersubsidi dengan tepat dalam segi harga, kualitas, tempat, waktu, jenis, dan juga jumlahnya.

Manfaat lain dari kartu ini adalah membantu mengalokasikan bantuan sarana produksi pertanian serta sarana produksi padi supaya nantinya tepat sasaran pada petani dengan kategori kurang mampu. Kartu tani ala ganjar juga terhubung dengan sistem pertanian Indonesia yang nantinya bisa menstabilkan harga komoditi pertanian ketika ada lonjakan harga di pasaran. Ganjar mengaku akan terus mendampingi program ini agar petani Jateng bisa benar-benar mendapat manfaatnya

3. Pengelolaan pengembangan lalu lintas dan angkutan jalan

Gubernur Jateng dan jajarannya ini lagi-lagi dinilai dapat mengelola sektor perhubungan dengan baik. Hal itu terbukti dengan Piala Wahana Tata Nugraha Wiratama dan Piala Wahana Tata Nugraha Kencana Tahun 2017 . Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah karena Jateng memiliki nilai plus dalam pengaturan lalu lintas dan penunjuk arah, kedisiplinan pengemudi, ketertiban berlalu lintas, serta pengaturan jalur trayek.
Menurut jajaran Ganjar, penghargaan tersebut berhasil diperoleh juga berkat kolaborasi yang baik dengan masyarakat yang disiplin dan tertib saat berlalu lintas sehingga angka kecelakaan menurun. Tentu saja sosok sang gubernur yang dinilai sangat dekat dengan semua elemen masyarakat juga membantu dalam hal sosialisasi program. Kita semua pasti setuju bahwa Jateng merupakan salah satu jalan utama yang sering dilewati banyak orang, dan dengan adanya penghargaan ini pemerintahan Ganjar membuktikan bahwa jalur Jateng masih bisa mereka kontrol dengan baik.

4. Penanganan jalan berlubang dengan cepat

Sebagai jalur utama, tentunya beberapa jalan di Jawa Tengah tidak bisa lepas dari yang namanya kerusakan seperti halnya lubang. Kondisi jalanan yang berlubang selama ini memang sering sekali menjadi keluhan utama masyarakat di sana. Itulah yang kemudian membuat sang gubernur sering melakukan survey jalanan berlubang untuk dapat diperbaiki. Beberapa waktu lalu Ganjar melakukan penandatangan kontrak dengan kontraktor agar perbaikan jalan segera dilanjutkan.
Anggaran yang dikeluarkan cukup besar kali ini karena akan ada sekitar 41,885 kilometer jalan yang akan direhab dalam tahun ini saja. Ganjar bahkan membentuk tim sendiri untuk penanganan masalah lubang ini yang dinamakan tim Saber Lubang yang tujuan akhirnya adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang. Kondisi cuaca sepertinya akan menjadi tantangan bagi tim Ganjar memperbaiki jalanan tersebut, namun terlepas dari itu semoga jalanan Jawa Tengah sebentar lagi menjadi semakin nyaman untuk dilewati.

5. Tegas dalam memberantas pungli

Sosok gubernur twitter ini juga terlihat diam-diam menghanyutkan. Bila sekilas melihat kehadirannya di layar kaca, mungkin kita setuju bahwa Ganjar adalah sosok yang kalem. Tapi ternyata beliau juga bisa memperlihatkan ketegasannya saat mengatasi pungutan liar di daerahnya. Contohnya saat melakukan sidak di jembatan timbang Kabupaten Batang, Ganjar melihat seorang kenek truk yang meninggalkan uang di meja petugas agar tidak dikenakan denda bila kelebihan muatan.
Melihat itu semua Ganjar langsung memeriksa laci dan menemukan dua amplop berisi uang yang kemudian dibantingnya. Semua kenek yang ada langsung diintrogasi oleh sang gubernur dan mereka mengaku bahwa hal itu sudah menjadi budaya di sana. Saat ditanya, para petugas awalnya megelak namun lama kelamaan mereka mengaku bahwa setiap penjaga biasanya mendapat jatah uang pungli setiap malam. Seketika itu juga Ganjar menegur dinas perhubungan atas adanya praktek ilegal tersebut.
Prestasi dan ketegasan Ganjar Pranowo selama ini memang tidak begitu diperlihatkan pada masyarakat luas meskipun faktanya gubernur twitter ini telah membuat Jawa Tengah lebih baik dan dikenal. Memang pantas ika beliau disandingkan dengan kepala daerah lain yang juga terbukti telah membuat kemajuan di daerahnya. Sosok Ganjar sepertinya masih akan terus membenahi Jawa Tengah terlepas dari omongan negatif orang-orang di sekitarnya. Semangat untuk Pak Ganjar!

KPK memberikan Penghargaan kepada Pemprov Jawa Tengah Tiga kali berturut-turut 2015, 2016, dan 2017.
Pemprov Jateng, menurut KPK, dianggap sebagai pemerintah daerah dengan tingkat kepatuhan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) terbaik pada 2017
Penghargaan untuk ketiga kalinya secara bertutur-turut ini diserahkan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2017 .
Ganjar mengatakan, sejak awal menjabat ia serius mewujudkan reformasi birokrasi di Jateng. Salah satunya mendorong pelaporan LHKPN untuk mewujudukan birokrasi yang bersih.
"Dengan pelaporan harta yang tertib, maka penerimaan pejabat yang tidak sah, baik dari hasil korupsi maupun gratifikasi, bisa diminimalkan," kata Ganjar kepada Media.
Ia sudah membuat Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 770/4 Tahun 2014 terkait ketentuan pelaporan LHKPN di lingkungan Pemprov Jateng.
Pejabat eselon I sampai eselon IV, direksi, komisaris, dewan pengawas BUMD milik Provinsi, diwajibkan menyerahkan LHKPN ke KPK.
"LHKPN sampai eselon IV ini meniru sistem di sejumlah kementerian, belum banyak pemerintah daerah yang melakukan ini," ucap dia.
Pada 2016, KPK memberikan penghargaan pencegahan gratifikasi pada Pemprov Jateng. Kategori yang diperoleh yaitu Pemerintah Daerah dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik.
Pemprov Jateng juga memeroleh nilai terbaik dalam evaluasi reformasi birokrasi yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 2016.
Pada 2015, Pemprov Jateng memeroleh penghargaan dari KPK dalam pengendalian gratifikasi dengan jumlah laporan gratifikasi terbanyak.
Ganjar mengatakan, melaporkan LHKPN sebenarnya adalah pekerjaan mudah. Namun ada sebagian pejabat yang mengaku sulit menuliskan sumber hartanya dari mana, bahkan ada yang menjual hartanya dahulu sebelum lapor LHKPN.
Setiap Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Booth Pemprov Jateng memamerkan beragam produk hukum dan kebijakan gubernur terkait pemberantasan korupsi. Di antaranya kepatuhan LHKPN, pengelolaan gratifikasi, pembangunan budaya integritas,dan periizinan terpadu satu pintu.
Bagi pengunjung yang mampir, bisa ikut memainkan games gratifikasi, juga membawa oleh-oleh suvenir dan makanan khas Wingko Babat.

foto Pelantikan Gubernur  dan Wakil Gubernur Jawa Timur , Khofifah-Emil (web)
Setelah resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah dan Emil Dardak berjanji akan "tancap gas".  Hal itu, menurut Khofifah, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo seusai melantiknya di Istana Negara. Sementara itu, saat orasi kebangsaan di Tugu Pahlawan, Surabaya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung mengenalkan program CETTAR. CETTAR yang dimaksud Khofifah adalah singkatan dari Cepat, Efektif, Tanggap, Transparansi, dan Responsif. Seperti diketahui, Khofifah dan Emil Dardak resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (13/2/2019). 


Fakta menarik pada hari pertama Khofifah menjabat Gubernur Jatim:

1. Pesan Presiden Jokowi untuk Khofifah dan Emil
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dirinya mendapat pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk langsung bekerja menyelesaikan persoalan di Jatim seusai dilantik sebagai gubernur. Khofifah bersama wakilnya, Emil Dardak, dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2/2019). "Pesan Pak Presiden Jokowi seusai pelantikan kemarin, saya diminta langsung 'tancap gas'," kata Khofifah seusai orasi kebangsaan di Lapangan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, Jatim, Kamis (14/2/2019). Untuk itu, Khofifah langsung menggelar rapat dengan pimpinan organisasi perangkat daerah, Sekdaprov Jawa Timur, membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Jakarta. "Menjelang subuh tadi pertemuan baru selesai membahas RPJMD," ucapnya. Khofifah mengatakan akan mengaplikasikan program dan janji kampanye Nawa Bhakti Satya dalam 99 hari kerja sejak dia dilantik.

2. Program CETTAR ala Khofifah
Di acara orasi kebangsaan, Khofifah mengenalkan program CETTAR miliknya. Cepat, Efektif, Tanggap, Transparansi, dan Responsif disingkat CETTAR diharapkan bisa mendongkrak kinerja pegawai di Pemprov Jatim. "Prinsip-prinsip ini harus dilakukan Pemprov Jawa Timur dalam kinerjanya lima tahun ke depan," kata Khofifah saat berorasi di Tugu Pahlawan, Surabaya, Kamis (14/2/2019). Dalam kesempatan itu, Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur dari berbagai kalangan untuk menjaga stabilitas Jawa Timur, menjaga persatuan dan kesatuan, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan. "Guyub, rukun, partisipatif, dan demokratis harus tetap menjadi ciri khas karakter masyarakat Jawa Timur," ucapnya.

3. Khofifah dan Emil disambut meriah warga Jawa Timur
Penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistyanto Dardak di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (14/2/2019) sore, berlangsung meriah. Jalan Gubernur Suryo Surabaya bahkan ditutup total sepanjang prosesi penyambutan. Jalan Gubernur Suryo ditutup karena pasukan drumband dari Akademi Angkatan Laut melakukan pertunjukan penyambutan Khofifah-Emil yang diarak naik kereta kencana. Dengan mengenakan seragam pelantikan, Khofifah-Emil didampingi Arumi Bachsin terus melambaikan tangan dari atas kereta kencana. Sesampai di halaman Gedung Negara Grahadi, 1.000 penabuh rebana sudah menyambut. Dengan melantunkan selawat Nabi, Khofifah-Emil turun dari kereta dan masuk melalui pintu utama Gedung Negara Grahadi.

4. Pujian Khofifah untuk Gus Ipul dan Puti Guntur
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji mantan pasangan lawan politiknya di Pilkada Jawa Timur 2018, Saifullah Yusuf ( Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno. Keduanya sempat datang ke kediaman Khofifah untuk mengucapkan selamat. "Gus Ipul dan Mbak Puti dengan besar hati datang ke rumah saya untuk mengucapkan selamat. Saya merasa bangga dan terhormat. Ini contoh yang baik," kata Khofifah saat orasi kebangsaan di lapangan monumen Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (14/2/2019). Di hadapan ratusan kelompok komunitas, Khofifah berjanji akan mengakomodasi program-program Gus Ipul-Puti Soekarno yang dikampanyekan saat Pilkada Jatim lalu. "Saya akan akomodasi semua program baik Gus Ipul dan Mbak Puti," ucapnya.

5. Khofifah diharapkan menambah anggaran untuk ponpes
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani berharap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menambah anggaran untuk pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lain di Jawa Timur. "Tentu kalau dari perspektif PPP sebagai partai Islam, kami berharap Bu Khofifah dan Mas Emil ini bisa beri perhatian lebih ke ponpes dan lembaga pendidikan keagamaan," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Kamis (14/2/2019). "Terutama terkait alokasi anggaran bisa lebih besar lagi," ujarnya. Menurut Arsul, hal ini akan sejalan dengan visi misi calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Arsul mengatakan Jokowi-Ma'ruf punya program penguatan lembaga pendidikan keagamaan.

DPRD Jawa Timur berharap Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mampu menorehkan prestasi membanggakan seperti yang telah dilakukan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di dua periode kepemimpinannya.

Soekarwo-Gus Ipul sendiri, akan segera menyelesaikan dua periode jabatannya sebagai gubernur dan wakil gubernur pada 12 Febuari 2019 mendatang. Selanjutnya, digantikan Khofifah-Emil setelah pelantikan tanggal 19 Febuari 2019 di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo.
Sebelum menyambut kehadiran Khofifah-Emil, DPRD Jawa Timur akan menyampaikan terima kasih kepada Soekarwo-Gus Ipul yang telah banyak menorehkan prestasi dan penghargaan. Termasuk Parasamya Purnakarya Nugraha hingga empat kali berturut-turut.
"Itu (Parasamya Purnakarya Nugraha) penghargaan prestisius yang cukup tinggi. Nah, diharapkan ke depan Bu Khofifah juga minimal sama prestasinya," tegas Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Jawa Timur, Freddy Poernomo,
Jabatan yang akan diemban Khofifah-Emil, lanjutnya, bukan 'hadiah' tapi pilihan rakyat. "Bu Khofifah-Mas Emil ini pilihan rakyat, tentu kami menyambutnya dengan baik, positif, tanpa lagi melihat rivalitas. Selesai sudah. Tidak ada gubernurnya Golkar, gubernurnya koalisi, tapi gubernur Jatim," tegas politikus Golkar tersebut.
Selain itu, Freddy berharap ke depan,Khofifah-Emil bisa membangun hubungan baik antara eksekutif dan legislatif seperti saat kepemimpinan Soekarwo-Gus Ipul. "Fraksi boleh beda di DPRD, tapi faksi kita adalah faksi Jatim. Bersama-sama kita berikan yang terbaik untuk Jatim," jelasnya.
Menurut Freddy, sebagai mitra pemerintahan daerah, tidak ada istilah atasan dan bawahan. "Yang ada check and balances. Saling mengontrol dalam rangka penyelenggaraan pemerintah daerah. Gubernur bisa mengontrol DPRD, DPRD juga bisa mengontrol gubernur," tandas Freddy.
PROGRAM KERJA 99 HARI PERTAMA PEMERINTAHAN KHOFIFAH-EMIL
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah memiliki rencana dan target kerja dalam 99 hari pertama pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto
"Ada, tapi karena beliau (Khofifah) juga punya kesibukan yang luar biasa, kami baru bisa sedikit-sedikit membahasnya," kata Emil Elestianto Wakil Gubernur Jawa Timur.
Pernyataan itu menjawab menjawab pertanyaan wartawan soal program kerja di 100 hari pertama usai dilantik sebagai pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024.
Kata Emil, dirinya bersama Khofifah sepaham untuk menajamkan apa yang ingin dilakukan di 99 hari pertama.
"99 hari ini kami bagi dalam tiga tahapan, yaitu apa-apa yang akan dilakukan dan dikerjakan di 33 hari pertama, lalu berikutnya 33 hari kedua, dan 33 hari ketiga," ujarnya.
Tanpa mengurai detail program prioritas kerja dimaksud, Emil mengilustrasikan bahwa penggunaan istilah (target kerja di) 99 hari pertama karena alasan simbolis.
Angka sembilan dinilai angka yang baik. Memiliki nilai maksimal, tertinggi dalam hierarki bilangan angka.
"Beliau (Khofifah) senang angka sembilan, dan 99 kan mirip asma'ul husna. Bagus," kata Emil.
Kendati memiliki program kerja yang ditarget waktu mulai jangka 33 hari hingga jangka 99 hari itu, Emil menegaskan bukan berarti semua serba jangka pendek.
Akan tetapi lebih dimaksudkan sebagai motivasi dan tolok ukur untuk mendapat capaian-capaian tertentu.
"Kayak program ada yang bisa langsung jadi, tapi ada juga yang desainnya harus matang di 99 hari pertama. Itu yang akan kami petakan semua mulai dari (janji program kerja) Nawa Bhakti Satya mulai Jatim sejahtera hingga Jatim Harmoni," kata Emil.
Nawa Bhakti Satya yang menjadi arah, visi, dan misi pembangunan Gubernur-Wakil Gubernur Jatim Khofifah-Emil,
Terdiri dari sembilan program kerja, yakni 
Bhakti ke-1: Jatim Sejahtera melalui pengentasankemiskinan menuju keadilan dan kesejahteraan sosial.
Bhakti ke-2: Jatim Kerja melalui millineal job center dengan cara memberikan job training, pendidikan vokasi, membantu "starting-up" usaha, membantu promosi bagi usahawan muda, dan membantu pembiayaan usaha pada tahap awal usaha.
Bhakti ke-3: Jatim Cerdas dan Sehat melalui pendidikan dan kesehatan gratis berkualitas

Bhakti ke-4: Jatim Akses melalui pembangunan infrastruktur dalam kerangka pengembangan wilayah terpadu, dan keadilan akses bagi masyarakat pesisir dan desa terluar seperti Kawasan Lingkar Wilis, Lingkar Bromo, Lingkar Ijen, Gerbang Kertasusila, Koridor Maritim Pantura Jawa-Madura, Koridor Maritim Selatan Jawa.

Bhakti ke-5: Jatim Berkah melalui pemberian tunjangan kehormatan bagi imam masjid di kampung, pesisir, dan pulau terluar. Kemudian perluasan tunjangan kehormatan bagi hafidz-hafidzoh. Penguatan peran pondok pesantren dalam mendorong partisipasi sekolah dan beasiswa guru diniyah S2.
Bhakti ke-6: Jatim Agro melalui pemajuan sektor pertanian, peternakan, perikanan darat dan laut, kehutanan, perkebunan untuk mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan.
Bhakti ke-7: Jatim Berdaya melalui penguatan ekonomi kerakyatan dengan berbasis UMKM, koperasi, dan mendorong pemberdayaan pemerintahan desa. One Village One Product One Corporate and Agropolitan.
Bhakti ke-8: Jatim Amanah melalui penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, dan anti korupsi.
Bhakti ke-9: Jatim Harmoni melalui penjagaan harmoni sosial dan alam dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup.
( sumber web )





No comments