Halaman

    Social Items

SUARA RAKYAT MERDEKA NEWS " SUARA KEADILAN UNTUK RAKYAT "
BERITA-BERITA TERBARU



JAKARTA, (suararakyatmerdeka.com)--
Tarif Ojek Online telah ditetapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Tarif tersebut sudah terbit dan akan disosialisasikan kepada para pengendara ojek.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi ketika dikonfirmasi seusai rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen Senayan pada Senin (18/3/2019). mengatakan Aturan soal ojek dalam jaringan (online) sudah terbit dan akan disosialisasikan kepada para pengendara ojek.

Aturan tersebut diundangkan melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

"Peraturan menteri untuk masalah ojol (ojek online) sudah keluar," sebut Budi.

Dia mengatakan, aturan tersebut telah resmi diterbitkan pada pekan lalu. Meski demikian, masalah tarif masih terus difinalisasi karena belum mencapai titik temu di antara pemerintah, aplikator, dan mitra pengemudi.

Budi Setiadi menyebutkan pula nanti masalah tarif akan dievaluasi setiap tiga bulan. Kendati demikian, hingga saat ini finalisasi soal tarif terus dilakukan.

"Paling cepat Kamis (21/3/2019), paling lambat Jumat (pekan ini)," kata Budi.

Pada kesempatan lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menerangkan pemerintah telah melakukan upaya persuasif terkait penentuan tarif ojek daring agar bisa diterima semua pihak.

Dia menerangkan besaran tarif yang diusulkan mitra pengemudi Rp 3.000 per km dikhawatirkan akan memberatkan pengguna. "Oleh karenanya, saya usulkan in between (di antara), yaitu Rp 2.400 per km, sebagai angka usulan," tutur Budi Karya Sumadi. ( khoer)

TARIF OJEK ONLINE TELAH DITETAPKAN




JAKARTA, (suararakyatmerdeka.com)--
Tarif Ojek Online telah ditetapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Tarif tersebut sudah terbit dan akan disosialisasikan kepada para pengendara ojek.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi ketika dikonfirmasi seusai rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen Senayan pada Senin (18/3/2019). mengatakan Aturan soal ojek dalam jaringan (online) sudah terbit dan akan disosialisasikan kepada para pengendara ojek.

Aturan tersebut diundangkan melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

"Peraturan menteri untuk masalah ojol (ojek online) sudah keluar," sebut Budi.

Dia mengatakan, aturan tersebut telah resmi diterbitkan pada pekan lalu. Meski demikian, masalah tarif masih terus difinalisasi karena belum mencapai titik temu di antara pemerintah, aplikator, dan mitra pengemudi.

Budi Setiadi menyebutkan pula nanti masalah tarif akan dievaluasi setiap tiga bulan. Kendati demikian, hingga saat ini finalisasi soal tarif terus dilakukan.

"Paling cepat Kamis (21/3/2019), paling lambat Jumat (pekan ini)," kata Budi.

Pada kesempatan lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menerangkan pemerintah telah melakukan upaya persuasif terkait penentuan tarif ojek daring agar bisa diterima semua pihak.

Dia menerangkan besaran tarif yang diusulkan mitra pengemudi Rp 3.000 per km dikhawatirkan akan memberatkan pengguna. "Oleh karenanya, saya usulkan in between (di antara), yaitu Rp 2.400 per km, sebagai angka usulan," tutur Budi Karya Sumadi. ( khoer)

No comments