Halaman

    Social Items

SUARA RAKYAT MERDEKA NEWS " SUARA KEADILAN UNTUK RAKYAT "
BERITA-BERITA TERBARU

 Suararakyatmerdeka.com

Tangerang Banten, Jalan Angris yang terbentang antara Daerah Islamic , Bojong nangka, dan Legok adalah jalan yang tidak pernah mulus sepanjang tahun. Jalan ini termasuk jalan tembus  menuju ke Parung Panjang dan Curug. Selain kendaraan pribadi juga kendaraan berat seperti truk logistik juga truk tambang melintas dijalan ini.

Berdasarkan Pantauan Wartawan Bhayangkaranews (BNNews) Jumat (05/04/2019) Jalan dari Islamic, Bojong Nangka sampai Legok kondisinya banyak yang Rusak. Ini di akibatkan Bekas Galian PLN yang tidak beres memperbaiki jalan seperti semula dugaan kualitas perbaikannya dibawah standat sehingga jalan banyak yang tergerus, amblas, berlubang bahkan besi coran jalan sampai terlihat..

Sudah banyak terjadi kecelakaan dijalan tersebut. Itulah mengapa ada orang menyebutnya jalan angris adalah jalan tengkorak. Kebanyakan adalah anak sekolah yang menjadi korban.

Adapun penyebab yang paling sering terjadi kecelakaan adalah jalan yang rusak yang berpasir sehingga licin apalagi bila hujan.

Akibat permasalahan diatas seorang ketua Rukun Warga (RW) sekaligus Caleg DPRD Tangerang dari Partai Berkarya, Agus Supriyadi Angkat Bicara, " Saya merasa kuatir  melihat kondisi jalan seperi ini , ada beberapa warga saya menjadi korban Salah satunya yang baru-baru ini mengalami kecelakaan berita dan vidionya menjadi viral di masyarakat," tutur Agus Supriyadi.

Agus Supriyadi sering melihat kecelakaan dijalan ini, bahkan hampir menjadi korban akibat jalan rusak. Di jalan ini banyak pengendara sepeda motor dari anak-anak sekolah dan pekerja yang mengejar jam masuk tanpa mengindahkan kecepatan kendaraannya yang membahayakan dirinya dan orang lain.

" Saya berharap tidak ada lagi korban khususnya warga saya, warga Bonang untuk itu saya meminta bantuan teman-teman  wartawan untuk meneruskan keluhan ini ke dinas terkait " katanya ketika mendatangi kantor sekretariat IPJI kabupaten Tangerang.

Sambil memperlihatkan foto-foto jalan yang rusak , Agus Supriyadi menjelaskan jalan-jalan yang rusak diakibatkan bekas pengerjaan galian pemasangan kabel PLN dengan menggunakan mesin pengeboran bawah tanah atau yang disebut Horizontal Directional Drilling atau HDD.


Dimana lobang bekas pengerjaannya ditutup atau diperbaiki tidak sempurna  sehingga jalan menjadi bolong bolong, mudah tergerus dan amblas.

Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia DPC kabupaten Tangerang, Mulyadi menyambut baik perihal pengaduan warga Bonang yang diwakilkan Caleg Agus Supriyadi, dan akan segera ditindak lanjuti ke pihak-pihak terkait.

Agus Supriyadi juga menghimbau kepada warga khususnya Warga Bonang apabila melihat hal-hal yang berpotensial membahayakan orang banyak atau melihat sesuatu yang tidak semestinya dapat mengadukan ke awak media untuk diteruskan ke dinas terkait.

Diakhir kunjungannya Agus Supriyadi berpesan," kepada  rekan-rekan wartawan agar lebih peka terhadap lingkungan disekitarnya untuk dijadikan tulisan berita yang bermanfaat bagi masyarakat. karena kita hidup di dua alam butuh dana dan pahala" pungkasnya Agus Supriyadi sambil mesam-mesem.


Agus supriyadi juga pernah bersama ketua IPJI kabupaten  Tangerang  Mulyadi dan wartawan  mendatangi   kantor PDAM untuk meminta PDAM memasok air bersihnya ke kelurahan Bonang beberapa bulan  yang lalu, Alhamdulillah sudah terealisasi.(khoer)

Jalan Angris Atau Jalan Tengkorak Sering Terjadi Kecelakaan Hingga Memakan Korban Jiwa, Jalan Rusak Bekas Galian PLN Dibiarkan.


 Suararakyatmerdeka.com

Tangerang Banten, Jalan Angris yang terbentang antara Daerah Islamic , Bojong nangka, dan Legok adalah jalan yang tidak pernah mulus sepanjang tahun. Jalan ini termasuk jalan tembus  menuju ke Parung Panjang dan Curug. Selain kendaraan pribadi juga kendaraan berat seperti truk logistik juga truk tambang melintas dijalan ini.

Berdasarkan Pantauan Wartawan Bhayangkaranews (BNNews) Jumat (05/04/2019) Jalan dari Islamic, Bojong Nangka sampai Legok kondisinya banyak yang Rusak. Ini di akibatkan Bekas Galian PLN yang tidak beres memperbaiki jalan seperti semula dugaan kualitas perbaikannya dibawah standat sehingga jalan banyak yang tergerus, amblas, berlubang bahkan besi coran jalan sampai terlihat..

Sudah banyak terjadi kecelakaan dijalan tersebut. Itulah mengapa ada orang menyebutnya jalan angris adalah jalan tengkorak. Kebanyakan adalah anak sekolah yang menjadi korban.

Adapun penyebab yang paling sering terjadi kecelakaan adalah jalan yang rusak yang berpasir sehingga licin apalagi bila hujan.

Akibat permasalahan diatas seorang ketua Rukun Warga (RW) sekaligus Caleg DPRD Tangerang dari Partai Berkarya, Agus Supriyadi Angkat Bicara, " Saya merasa kuatir  melihat kondisi jalan seperi ini , ada beberapa warga saya menjadi korban Salah satunya yang baru-baru ini mengalami kecelakaan berita dan vidionya menjadi viral di masyarakat," tutur Agus Supriyadi.

Agus Supriyadi sering melihat kecelakaan dijalan ini, bahkan hampir menjadi korban akibat jalan rusak. Di jalan ini banyak pengendara sepeda motor dari anak-anak sekolah dan pekerja yang mengejar jam masuk tanpa mengindahkan kecepatan kendaraannya yang membahayakan dirinya dan orang lain.

" Saya berharap tidak ada lagi korban khususnya warga saya, warga Bonang untuk itu saya meminta bantuan teman-teman  wartawan untuk meneruskan keluhan ini ke dinas terkait " katanya ketika mendatangi kantor sekretariat IPJI kabupaten Tangerang.

Sambil memperlihatkan foto-foto jalan yang rusak , Agus Supriyadi menjelaskan jalan-jalan yang rusak diakibatkan bekas pengerjaan galian pemasangan kabel PLN dengan menggunakan mesin pengeboran bawah tanah atau yang disebut Horizontal Directional Drilling atau HDD.


Dimana lobang bekas pengerjaannya ditutup atau diperbaiki tidak sempurna  sehingga jalan menjadi bolong bolong, mudah tergerus dan amblas.

Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia DPC kabupaten Tangerang, Mulyadi menyambut baik perihal pengaduan warga Bonang yang diwakilkan Caleg Agus Supriyadi, dan akan segera ditindak lanjuti ke pihak-pihak terkait.

Agus Supriyadi juga menghimbau kepada warga khususnya Warga Bonang apabila melihat hal-hal yang berpotensial membahayakan orang banyak atau melihat sesuatu yang tidak semestinya dapat mengadukan ke awak media untuk diteruskan ke dinas terkait.

Diakhir kunjungannya Agus Supriyadi berpesan," kepada  rekan-rekan wartawan agar lebih peka terhadap lingkungan disekitarnya untuk dijadikan tulisan berita yang bermanfaat bagi masyarakat. karena kita hidup di dua alam butuh dana dan pahala" pungkasnya Agus Supriyadi sambil mesam-mesem.


Agus supriyadi juga pernah bersama ketua IPJI kabupaten  Tangerang  Mulyadi dan wartawan  mendatangi   kantor PDAM untuk meminta PDAM memasok air bersihnya ke kelurahan Bonang beberapa bulan  yang lalu, Alhamdulillah sudah terealisasi.(khoer)

No comments