halaman

    Social Items

BERITA-BERITA TERBARU


Suararakyatmerdeka.com

Sejarah perkembangan Kabupaten Cianjur tidak bisa dilepaskan dari perkembangan islam. Sebagaimana kita ketahui Bupati pertama Cianjur adalah seorang penyebar syiar Islam.
Kabupaten Cianjur mempunyai jejak sejarah yang cukup akurat dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Hal itu terbukti dari peninggalan para leluhurnya (Karuhun), yang berupa naskah maupun patilasan.


Awal mula berdirinya Kabupaten Cianjur berangkat dari pertengahan abad ke-17 masehi. Pada masa itu telah terjadi perpindahan sejumlah rakyat dari wiliayah Sagaraherang yang mencari daerah baru untuk bertani dan memukim. Mereka yang bermukim adalah pengabdi Raden Djayasasana (Djadjasasana) alias Raden Aria Wiratanu (Mama Cikundul), Putra dari Aria Wangsa Goparna.

Daerah Cikundul merupakan wilayah yang dikuasai oleh Raden Aria Wiratanu, tempat ini kemudian disebut Cianjur (Tjiandjoer) pada tahun 1625. Daerah tersebut semakin hari semakin berkembang dan akhirnya rakyat dibawah pimpinan Raden Aria membentuk suatu Padaleman atau kebupatian.

Namun adanya Padaleman membuat gerakan VOC yang pada saat itu berkuasa, melirik untuk mencegah berdirinya Padaleman. Tetapi rakyat yang berada dibawah Pimpinan Raden Aria berhasil memukul mundur gerakan VOC, dan pada akhirnya secara de-facto pada tahun 1677 Cianjur merdeka sebagai daerah Kabupaten dibawah pimpinan Raden Aria Wiratanu, sebagai Bupati Pertama. Tetapi pemerintah Belanda baru mengakui legalitas Kab.Cianjur Pada tahun 1684.

Itulah sejarah singkat awal mula berdirinya Kabupaten Cianjur.


Sejarah Kabupaten Cianjur



Suararakyatmerdeka.com

Sejarah perkembangan Kabupaten Cianjur tidak bisa dilepaskan dari perkembangan islam. Sebagaimana kita ketahui Bupati pertama Cianjur adalah seorang penyebar syiar Islam.
Kabupaten Cianjur mempunyai jejak sejarah yang cukup akurat dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Hal itu terbukti dari peninggalan para leluhurnya (Karuhun), yang berupa naskah maupun patilasan.


Awal mula berdirinya Kabupaten Cianjur berangkat dari pertengahan abad ke-17 masehi. Pada masa itu telah terjadi perpindahan sejumlah rakyat dari wiliayah Sagaraherang yang mencari daerah baru untuk bertani dan memukim. Mereka yang bermukim adalah pengabdi Raden Djayasasana (Djadjasasana) alias Raden Aria Wiratanu (Mama Cikundul), Putra dari Aria Wangsa Goparna.

Daerah Cikundul merupakan wilayah yang dikuasai oleh Raden Aria Wiratanu, tempat ini kemudian disebut Cianjur (Tjiandjoer) pada tahun 1625. Daerah tersebut semakin hari semakin berkembang dan akhirnya rakyat dibawah pimpinan Raden Aria membentuk suatu Padaleman atau kebupatian.

Namun adanya Padaleman membuat gerakan VOC yang pada saat itu berkuasa, melirik untuk mencegah berdirinya Padaleman. Tetapi rakyat yang berada dibawah Pimpinan Raden Aria berhasil memukul mundur gerakan VOC, dan pada akhirnya secara de-facto pada tahun 1677 Cianjur merdeka sebagai daerah Kabupaten dibawah pimpinan Raden Aria Wiratanu, sebagai Bupati Pertama. Tetapi pemerintah Belanda baru mengakui legalitas Kab.Cianjur Pada tahun 1684.

Itulah sejarah singkat awal mula berdirinya Kabupaten Cianjur.


No comments