Halaman

    Social Items

SUARA RAKYAT MERDEKA NEWS " SUARA KEADILAN UNTUK RAKYAT "
BERITA-BERITA TERBARU




Suararakyatmerdeka.com

Tangerang Banten, Mesjid AL Jihad Dasana Indah adalah salah satu Mesjid yang berhasil Memakmurkan Mesjid. Setiap subuh baik di bulan ramadhan maupun di luar bulan ramadhan jamaahnya selalu penuh bahkan Para Uztad angkat jempol. Hal ini disampaikan oleh Ketua Rw 016 Agus supriyadi pada Acara buka bersama yang digelar senin (20/05/2019) bersama 200 jamaah dari semua kalangan warga masyarakat. Mesjid Al Jihad berada di Perumahan Dasana Indah Kelurahan Bojong Nangka kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Banten.

“ Untuk Itikaf tanggal ganjil dimulai malam ke-17 sampai dengan malam ke-29 disiapkan makan sahur semuanya dari warga. Mesjid ini setiap bulannya mengeluarkan sumbangan tidak kurang 30 juta termasuk bantuan penggantian motor hilang saat pekerja ojek online solat magrib. Kaum Dhuafa dan anak yatim setiap bulannya menerima santunan. Banyak lagi program dari Mesjid Al Jihad. Ingin mengetahui keunikan dari Mesdjid ini silahkan berkunjung sambil buka puasa,” sebut Agus.

Ketua RW 016 Agus Supriyadi dan Jurnalis Bhayangkaranews

Agus juga mengatakan, Mesjid ini ternyata bukan saja telah berhasil memakmurkan jamaah untuk datang beribadah sholat tetapi juga berhasil menjadi supermarket produk-produk pahala. Bila anda ingin membeli pahala di mesjid Aljihad produknya cukup lengkap. Aljihad menyediakan program belajar alquran, tauziah subuh, pengajian bulanan, santunan yatim dan duafa, kegiatan remaja, subuh berkah sarapan setelah solat subuh, dan pembagian konsumsi setelah jumatan, pelayanan ambulance serta lainnya.

Acara Buka Bersama di Mesjid Al Jihad

Selain daripada itu Agus juga memaparkan, Dimanakah letak keberhasilannya dan dari mana saja sumber dana dan mengapa mesjid ini mampu menjadi magnet bagi warga sekitarnya baik untuk untuk melakukan ibadah maupun menukarkan uangnya dengan pahala di mesjid ini. Berikut penjelasanya :

Sekilas Sejarah Mesjid Al Jihad
Sekilas Sejarah Mesjid Al Jihad. Berada di tanah fasos/fasum dua RW yaitu RW 015 dan 016 kelurahan Bojong Nangka seluas 1.500 meter yang dimulai dengan pembangunan mushollah yang ukuranya tidak lebih dari 100 meteran. Karena jamaahnya semakin banyak dan kebutuhan warga akan mesjid maka pengurus mulai mengarahkan pembangunan menjadi mesjid. Al Jihad diambil sebagai nama mesjid karena perjuangan untuk membangun mesjid benar benar membutuhkan mental jihad.

Baca Juga : 

Caleg Agus Supriyadi Jadi Tuan Rumah Arisan Ibu-ibu RW 016 Bonang

DASANA DIPREDIKSI TENGGELAM, KELURAHAN BOJONG NANGKA KECAMATAN KELAPA DUA TANGERANG



Ketua DKM AL JIHAD, Yudianto

Meramaikan Mesjid Al Jihad
Diakui Yudianto sebagai ketua DKM
Bahwa tugas berat pengurus ternyata bukan membangun tetapi meramaikanya. Untuk itu pak Yudi merangkul tokoh masyarakat, ketua majelis taklim, para uztad, jamaah tabligh dan jamaah aktif serta anak muda untuk merumuskan bagaimana menggalang baik dana maupun warga masuk mesjid. Dengan rahmat Allah akhirnya mesjid ini memiliki jamaah yang cukup banyak dan pemasukan kas rata rata tidak kurang dari 30 juta per bulan.

Beberapa Komponen Yang Ikut Andil Dalam Kemajuan
1. Majelis Taklim
Majelis taklim terutama kaum hawa sangat besar perananya dalam memajukan mesjid. Bukan saja untuk mengisi acara acara di mesjid tetapi juga mengisi kocek kas mesjid. Majelis ini menggerakan anggotanya kesetiap rumah muslim untuk mengumpulkan dana dari warga untuk pembangunan mesjid dan untuk anak yatim secara berkala setiap minggu. Betkat jasa kaum ibu ibu majelis taklim mampu menyumbangkan ambulance untuk mesjid.
2. Para Uztad dan Ulama
Dengan terus mensiarkan pentingnya beramal jariah disetiap ceramah ceramahnya membuat jamaah tergerak untuk beramal.
"Mayat didalam kubur setiap hari memohon untuk dikembalikan kedunia sebentar saja hanya untuk melakukan amal jariah. Kenapa, karena pahala amal jariah mengalir terus walaupun yang beramal telah berada didalam kubur. Kalaw di ilnu ekonomi ini disebut fasif income pahala"
"seburuk buruknya rumah adalah rumah yang dekat dengan mesjid namun penghuninya tidak solat berjamaah dimesjid, “ demikian isi ceramah para uztad.
3. Pengurus Mesjid
Pengurus mesjid sadar bahwa aset terpenting dari mesjid adalah jamaah, untuk itu pengurus selalu memperhatikan kenyamanan jamaah dalam beribadah seperti melakukan perbaikan dan pengembangan mesjid.
Selain itu pengurus juga mengadakan progran interaksi dengan jamaah seperti makan bersama misalnya setelah solat subuh atau pada saat buka puasa termasuk membentuk group WA jamaah mesjid. Tidak kalah pentingnya yaitu pemasangan spanduk ajakan solat berjamaah didepan mesjid.
4. Group Whats App Jamaah
Group wa jamaah yang dikelola bapak Yudo merupakan bentuk interaksi yang sangat efektif. Baik pengurus dengan jamaah maupun jamaah dengan jamaah. Di group ini pengurus bisa menginformasikan program programnya dan memobilisasi jamaah untuk melakukan kebaikan kebaikan seperti membantu korban bencana alam, membantu biaya pengobatan, pembelian motor jamaah ojek online yang hilang saat solat mgrib, membiayai sarapan subuh minggu dan lainya.
Jamaah juga bisa mengusulkan program atau mengoreksi pengurus
melalui group WA ini.


buka bersama dengan anak yatim dan kurang mampu (kaum dhuafa)

Program Di Mesjid Al Jihad
Untuk meningkatkan programnya pengurus membutuhkan banyak masukan baik dari jamaah tokoh masyarakat, tokoh agama maupun dari pihak luar. Al jihad melalui group wa mengadakan perjalanan study banding ke mesjid Jogo Karian Jogjakarta dalam rangka menimba ilmu. Dari hasil masukan masukan diatas pengurus dapat melengkapi program program kerjanya. Perlu untuk diketahui bahwa program mesjid jogo karian jogjakarta ternyata sebagian telah dilakukan oleh pengurus mesjid aljihad.

Adapun Visi Misi Mesjid Al Jihad
" Dengan meningkatnya kesadaran dan kepercayaan masyarak?at kita jadikan sebagai energi jihad untuk menggerakan dan meningkatkan ketaqwaan beragama warga sekitarnya baik quantitas maupun kualitasnya.

Beberapa Program Jangka Pendek yang sedang dibahas.
1. Membiayai sekolah anak yatim baik dengan dana mesjid atau dilelang ke warga misalnya 5 orang menguris 1 anak yatim koordinator tetap Al Jihad.
2, Forum Informasi. Mengundang setiap bulan para ketua majelis taklim di seluruh RT atau wakilnya untuk mengadakan tahlilan bersama dilanjutkan dengan makan bersama yang diselingi dengan penyampaian informasi atau menerima masukan.
3. Menyetel Film-film Ke Agamaan
4. Bekerjasama dengan Sekolah atau Unversitas yang ingin mempromosikan sekolahnya. Pihak mesjid hanya mengundang remaja selebihnya seperti biaya konsumsi..penceramah dan lainya ditanggung penyelenggara.
5 Mengundang Penceramah yg berbicara tentang masalah kehidupan remaja..kerjasama dengan sekolah sekolah atau pesantren untuk mengirim siswanya.

Program Program Usulan Jamaah yang dicatat dan akan dipertimbangkan.
Al Jihad diusulkan nantinya menjadi pengelola keuangan dan ekonomi jamaahnya dengan membentuk koperasi mesjid non riba bukan koperasi pinjaman uang tetapi penyedia kebutuhan pokok warga muslim dengan lebih murah atau paling tidak bersaing seperti usaha :
a. Pengadaan Beras untuk Zakat
b. Hewan untuk Kurban
c. Penyewaan lahan parkir dengan diberikan peneduh
d. Jasa Penyediaan kambing untuk Aqiqah lengkap dengan jamaah pengajianya serta Uztad untuk penceramahnya.
e. Distribusi Air Mineral Gelas dengan merek sendiri yang dipasok ke majelis dan mesjid dan ke warung-warung muslim di RW 015 dan 016 juga keanggotaan Group WA dan Hajatan.

“ Usaha tersebut bukan saja akan membangkitkan ekonomi muslim nantinya tapi juga memberikan lapangan pekerjaan kepada jamaah. Semua remcana akan dibahas oleh pengurus dan dimintakan pendapat ke tokoh masyarakat dan ulama dahulu, karena kita harus mengukur kemampuan dan tidak boleh melenceng dari koridor syariah. Mesjid Al Jihad sudah beberapa kali dipakai untuk shooting Film di antaranya “ Damai Indonesiaku”,“ kata Yudianto Ketua DKM Mesjid Al Jihad.


Jurnalis : Khoerudin Abdul Azis
(Narasumber : Agus Supriyadi/RW.016)

Mesjid Al Jihad Dasana Indah Bukan Saja Tempat Ibadah Sholat Tetapi Super Marketnya Produk Pahala.





Suararakyatmerdeka.com

Tangerang Banten, Mesjid AL Jihad Dasana Indah adalah salah satu Mesjid yang berhasil Memakmurkan Mesjid. Setiap subuh baik di bulan ramadhan maupun di luar bulan ramadhan jamaahnya selalu penuh bahkan Para Uztad angkat jempol. Hal ini disampaikan oleh Ketua Rw 016 Agus supriyadi pada Acara buka bersama yang digelar senin (20/05/2019) bersama 200 jamaah dari semua kalangan warga masyarakat. Mesjid Al Jihad berada di Perumahan Dasana Indah Kelurahan Bojong Nangka kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Banten.

“ Untuk Itikaf tanggal ganjil dimulai malam ke-17 sampai dengan malam ke-29 disiapkan makan sahur semuanya dari warga. Mesjid ini setiap bulannya mengeluarkan sumbangan tidak kurang 30 juta termasuk bantuan penggantian motor hilang saat pekerja ojek online solat magrib. Kaum Dhuafa dan anak yatim setiap bulannya menerima santunan. Banyak lagi program dari Mesjid Al Jihad. Ingin mengetahui keunikan dari Mesdjid ini silahkan berkunjung sambil buka puasa,” sebut Agus.

Ketua RW 016 Agus Supriyadi dan Jurnalis Bhayangkaranews

Agus juga mengatakan, Mesjid ini ternyata bukan saja telah berhasil memakmurkan jamaah untuk datang beribadah sholat tetapi juga berhasil menjadi supermarket produk-produk pahala. Bila anda ingin membeli pahala di mesjid Aljihad produknya cukup lengkap. Aljihad menyediakan program belajar alquran, tauziah subuh, pengajian bulanan, santunan yatim dan duafa, kegiatan remaja, subuh berkah sarapan setelah solat subuh, dan pembagian konsumsi setelah jumatan, pelayanan ambulance serta lainnya.

Acara Buka Bersama di Mesjid Al Jihad

Selain daripada itu Agus juga memaparkan, Dimanakah letak keberhasilannya dan dari mana saja sumber dana dan mengapa mesjid ini mampu menjadi magnet bagi warga sekitarnya baik untuk untuk melakukan ibadah maupun menukarkan uangnya dengan pahala di mesjid ini. Berikut penjelasanya :

Sekilas Sejarah Mesjid Al Jihad
Sekilas Sejarah Mesjid Al Jihad. Berada di tanah fasos/fasum dua RW yaitu RW 015 dan 016 kelurahan Bojong Nangka seluas 1.500 meter yang dimulai dengan pembangunan mushollah yang ukuranya tidak lebih dari 100 meteran. Karena jamaahnya semakin banyak dan kebutuhan warga akan mesjid maka pengurus mulai mengarahkan pembangunan menjadi mesjid. Al Jihad diambil sebagai nama mesjid karena perjuangan untuk membangun mesjid benar benar membutuhkan mental jihad.

Baca Juga : 

Caleg Agus Supriyadi Jadi Tuan Rumah Arisan Ibu-ibu RW 016 Bonang

DASANA DIPREDIKSI TENGGELAM, KELURAHAN BOJONG NANGKA KECAMATAN KELAPA DUA TANGERANG



Ketua DKM AL JIHAD, Yudianto

Meramaikan Mesjid Al Jihad
Diakui Yudianto sebagai ketua DKM
Bahwa tugas berat pengurus ternyata bukan membangun tetapi meramaikanya. Untuk itu pak Yudi merangkul tokoh masyarakat, ketua majelis taklim, para uztad, jamaah tabligh dan jamaah aktif serta anak muda untuk merumuskan bagaimana menggalang baik dana maupun warga masuk mesjid. Dengan rahmat Allah akhirnya mesjid ini memiliki jamaah yang cukup banyak dan pemasukan kas rata rata tidak kurang dari 30 juta per bulan.

Beberapa Komponen Yang Ikut Andil Dalam Kemajuan
1. Majelis Taklim
Majelis taklim terutama kaum hawa sangat besar perananya dalam memajukan mesjid. Bukan saja untuk mengisi acara acara di mesjid tetapi juga mengisi kocek kas mesjid. Majelis ini menggerakan anggotanya kesetiap rumah muslim untuk mengumpulkan dana dari warga untuk pembangunan mesjid dan untuk anak yatim secara berkala setiap minggu. Betkat jasa kaum ibu ibu majelis taklim mampu menyumbangkan ambulance untuk mesjid.
2. Para Uztad dan Ulama
Dengan terus mensiarkan pentingnya beramal jariah disetiap ceramah ceramahnya membuat jamaah tergerak untuk beramal.
"Mayat didalam kubur setiap hari memohon untuk dikembalikan kedunia sebentar saja hanya untuk melakukan amal jariah. Kenapa, karena pahala amal jariah mengalir terus walaupun yang beramal telah berada didalam kubur. Kalaw di ilnu ekonomi ini disebut fasif income pahala"
"seburuk buruknya rumah adalah rumah yang dekat dengan mesjid namun penghuninya tidak solat berjamaah dimesjid, “ demikian isi ceramah para uztad.
3. Pengurus Mesjid
Pengurus mesjid sadar bahwa aset terpenting dari mesjid adalah jamaah, untuk itu pengurus selalu memperhatikan kenyamanan jamaah dalam beribadah seperti melakukan perbaikan dan pengembangan mesjid.
Selain itu pengurus juga mengadakan progran interaksi dengan jamaah seperti makan bersama misalnya setelah solat subuh atau pada saat buka puasa termasuk membentuk group WA jamaah mesjid. Tidak kalah pentingnya yaitu pemasangan spanduk ajakan solat berjamaah didepan mesjid.
4. Group Whats App Jamaah
Group wa jamaah yang dikelola bapak Yudo merupakan bentuk interaksi yang sangat efektif. Baik pengurus dengan jamaah maupun jamaah dengan jamaah. Di group ini pengurus bisa menginformasikan program programnya dan memobilisasi jamaah untuk melakukan kebaikan kebaikan seperti membantu korban bencana alam, membantu biaya pengobatan, pembelian motor jamaah ojek online yang hilang saat solat mgrib, membiayai sarapan subuh minggu dan lainya.
Jamaah juga bisa mengusulkan program atau mengoreksi pengurus
melalui group WA ini.


buka bersama dengan anak yatim dan kurang mampu (kaum dhuafa)

Program Di Mesjid Al Jihad
Untuk meningkatkan programnya pengurus membutuhkan banyak masukan baik dari jamaah tokoh masyarakat, tokoh agama maupun dari pihak luar. Al jihad melalui group wa mengadakan perjalanan study banding ke mesjid Jogo Karian Jogjakarta dalam rangka menimba ilmu. Dari hasil masukan masukan diatas pengurus dapat melengkapi program program kerjanya. Perlu untuk diketahui bahwa program mesjid jogo karian jogjakarta ternyata sebagian telah dilakukan oleh pengurus mesjid aljihad.

Adapun Visi Misi Mesjid Al Jihad
" Dengan meningkatnya kesadaran dan kepercayaan masyarak?at kita jadikan sebagai energi jihad untuk menggerakan dan meningkatkan ketaqwaan beragama warga sekitarnya baik quantitas maupun kualitasnya.

Beberapa Program Jangka Pendek yang sedang dibahas.
1. Membiayai sekolah anak yatim baik dengan dana mesjid atau dilelang ke warga misalnya 5 orang menguris 1 anak yatim koordinator tetap Al Jihad.
2, Forum Informasi. Mengundang setiap bulan para ketua majelis taklim di seluruh RT atau wakilnya untuk mengadakan tahlilan bersama dilanjutkan dengan makan bersama yang diselingi dengan penyampaian informasi atau menerima masukan.
3. Menyetel Film-film Ke Agamaan
4. Bekerjasama dengan Sekolah atau Unversitas yang ingin mempromosikan sekolahnya. Pihak mesjid hanya mengundang remaja selebihnya seperti biaya konsumsi..penceramah dan lainya ditanggung penyelenggara.
5 Mengundang Penceramah yg berbicara tentang masalah kehidupan remaja..kerjasama dengan sekolah sekolah atau pesantren untuk mengirim siswanya.

Program Program Usulan Jamaah yang dicatat dan akan dipertimbangkan.
Al Jihad diusulkan nantinya menjadi pengelola keuangan dan ekonomi jamaahnya dengan membentuk koperasi mesjid non riba bukan koperasi pinjaman uang tetapi penyedia kebutuhan pokok warga muslim dengan lebih murah atau paling tidak bersaing seperti usaha :
a. Pengadaan Beras untuk Zakat
b. Hewan untuk Kurban
c. Penyewaan lahan parkir dengan diberikan peneduh
d. Jasa Penyediaan kambing untuk Aqiqah lengkap dengan jamaah pengajianya serta Uztad untuk penceramahnya.
e. Distribusi Air Mineral Gelas dengan merek sendiri yang dipasok ke majelis dan mesjid dan ke warung-warung muslim di RW 015 dan 016 juga keanggotaan Group WA dan Hajatan.

“ Usaha tersebut bukan saja akan membangkitkan ekonomi muslim nantinya tapi juga memberikan lapangan pekerjaan kepada jamaah. Semua remcana akan dibahas oleh pengurus dan dimintakan pendapat ke tokoh masyarakat dan ulama dahulu, karena kita harus mengukur kemampuan dan tidak boleh melenceng dari koridor syariah. Mesjid Al Jihad sudah beberapa kali dipakai untuk shooting Film di antaranya “ Damai Indonesiaku”,“ kata Yudianto Ketua DKM Mesjid Al Jihad.


Jurnalis : Khoerudin Abdul Azis
(Narasumber : Agus Supriyadi/RW.016)

No comments